100 Persen Proyek Infrastruktur di KTI Pakai Semen Tonasa

Direktur Utama PT Semen Tonasa, H Subhan menyerahkan hewan kurban kepada para lurah. Proyek infrastruktur di KTI menggunakan Tonasa.

Terkini.id, Makassar – Industri semen di Indonesia sedang terkendala permintaan pasar yang rendah. Semen Tonasa, di Sulsel, harus bersaing keras merebut pasar dengan pemain-pemain baru.

Kepala Biro Humas PT Semen Tonasa, Said Chalik, menggambarkan, saat ini total produksi seluruh pabrik semen di Indonesia mencapai hingga 100 ribu ton per tahun.

“Sementara, demand atau kebutuhan pasar itu cuma 70-80 ribu per tahun. Artinya, ada kelebihan hingga 20-30 ribu ton per tahun,” terang Said, saat ditemui tim redaksi terkini.id, di kantornya, Selasa 17 Juli 2018.

Said menjelaskan, demand yang lebih kecil dari produksi itulah yang sedang diperebutkan industri semen saat ini.

Menurut dia, meskipun proyek infrastruktur sedang digenjot, namun infrastruktur itu sifatnya insidentil.

“Karena masih rendahnya suplai itu, beberapa industri semen yang mulai kesulitan. Ada yang merumahkan ratusan karyawannya, hingga menawarkan ke investor untuk dibeli,” cerita dia.

Semen Tonasa sendiri, harus melakukan pembenahan-pembenahan di berbagai bidang. “Untungnya proyek-proyek infrastruktur pemerintah di KTI, 100 persen menggunakan Tonasa,” terang dia.

Beberapa proyek tersebut, seperti jalan tol di Samarinda, Gedung Olahraga (dalam rangka PON) di Papua, hingga beberapa proyek di Maluku dan daerah lain.

Persaingan dengan Conch

Menurut dia, persaingan dengan semen asal Tiongkok di pasar Sulsel, cukup ketat. Untuk pasar di segmen kelas menengah ke bawah, Tonasa cukup berat bersaing.

Kepala Biro Humas PT Semen Tonasa, Said Chalik (ketiga kiri), menerima kunjungan redaksi terkini.id.

“Karena selisih harganya jauh. Bisa sampai Rp 8.000 per zak Conch lebih murah. Untungnya di segmen ritel, khususnya kontraktor-kontraktor yang memperhatikan kualitas bangunan, mereka tetap pilih Tonasa,” katanya.

Kapasitas Produksi

Untuk diketahui, sisi produksi, Semen Tonasa memiliki empat unit pabrik aktif yang menggunakan yakni Tonasa II dan Tonasa III, dengan kapasitas masing-masing 590.000 ton.

Sementara, pabrik Tonasa IV berkapasitas 2,3 juta ton serta Tonasa V yang memiliki kapasitas terpasang mencapai 2,5 juta ton.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Sosok

Hari Pahlawan, Begini Pesan Sandiaga Uno

Terkini.id,Jakarta  - Bangsa Indonesia mengenal tanggal 10 November sebagai Hari Pahlawan. Mungkin banyak yang belum mengetahui kenapa pada tanggal 10 November tersebut ditetapkan sebagai