11 Mahasiswa Unhas Jadi Delegasi KKN Kebangsaan 2019 di Ternate-Tidore

11 Mahasiswa Unhas Jadi Delegasi KKN Kebangsaan 2019 di Ternate-Tidore

Terkini.id,Makassar – Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Universitas Hasanuddin (Unhas) telah memasuki gelombang 102. Salah satu program intrakurikuler ini yang diburu para mahasiswa yaitu KKN Kebangsaan (KKN-K).

Betapa tidak, program ini tidak hanya berskala Unhas, tapi sudah menjadi agenda nasional setiap tahun. Dalam panduan KKN-K menyebutkan, jumlah peserta paling banyak 300 orang atau sekitar 80 perguruan tinggi yang terlibat.

Menanggapi program KKNK, Unhas sudah melakukan seleksi administrasi, dan wawancara. Dari 300-an peserta yang mendaftar, terpilih sebelas mahasiswa yang berasal dari beberapa fakultas.

Salah seorang peserta, A Muh Khairul Rizwan, merasa senang dan tidak menyangka bisa lulus. Rizwan, sapaan akrabnya pun mengatakan alasan memilih KKN-K lantaran ingin menambah relasi dengan mahasiswa berbagai kampus di Indonesia.

“Peserta KKN bisa berkolaborasi dengan masyarakat dalam menerapkan tri darma perguruan tinggi di Ternate-Tidore,” kata Khairul dalam keterangan tertulisnya kepada TERKINI.ID.

Pada tahun 2019, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti bekerjasama dengan MRPTNI menunjuk Universitas Khairun Ternate sebagai tuan rumah penyelenggara. Sesuai dengan lokasi KKN, tema yang diangkat pun terkait pengelolaan sumber daya berbasis kepulauan dan mitigasi bencana.

”Temanya sangat menarik. Disesuaikan dengan kondisi yang ada di Ternate. Potensi wisata yang ada di sana bisa menjadi program kerja khususnya dalam hal eksplorasi oleh mahasiswa KKN,” tuturnya.

Sementara, aspek mitigasi bencana lantaran adanya gunung Gamalama yang masih aktif hingga sekarang.

“Jadi diperlukan adanya tindakan preventif guna memberikan kesadaran bagi masyarakat setempat,” tambah Rizwan.

Selain Rizwan, ada sepuluh mahasiswa lagi dari pelbagai fakultas yang akan mewakili Unhas mengikuti program KKNK. Mereka ialah Abd. Rachman Halim AD, M. Khairil Omaryadi Cangara, Nurhidayah, Andi Amaliah A, Dhea Cinthia Fara Andhela, Andi Zahira Salsabila, Titi Risla Azis, Ahyarul Ihwan, Sri Hadriana, dan Ismail.

Menurut supervisor, Dr Eng Ilham Alimuddin ST MGis, para mahasiswa Unhas yang lolos mengikuti KKNK karena memang memenuhi syarat sesuai dengan pedoman yang ada.

“Selain Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 3,00, mahasiswa tersebut juga pernah dan atau sedang aktif pada salah satu organisasi kemahasiswaan di kampus,” imbuhnya.

“Atau memiliki keterampilan/keahlian khusus dalam pemberdayaan dan peningkatan motivasi masyarakat, yang ditunjukkan melalui surat keterangan organisasi kemahasiswaan, atau Surat Keterangan Wakil/Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan,” sambungnya.

Lebih lanjut, Ilham, demikian ia kerap disapa mengatakan, peserta KKN Kebangsaan dari Unhas harus melakukan beberapa persiapan. Mulai dari perlengkapan delegasi seperti atribut, dan cenderamata, hingga rencana program kerja.

Selain itu, tambah Ilham, mahasiswa juga akan menerima pembekalan di Unhas, dan di lokasi KKN dari penyelenggara.

Dosen Fakultas Teknik Unhas ini pun berharap, KKN-K berjalan lancar mulai dari persiapan hingga pelaporan.

“Delegasi Unhas juga dapat lebih berperan dan menonjol di setiap kegiatan, misalnya dengan menjadi kordinator atau petugas posko,” harap Ilham.

Semua delegasi KKNK pun diketahui akan berada di Ternate pada 18 Juli 2019 hingga 22 Agustus 2019. Di sana, setelah pembukaan secara resmi, penyelenggara akan mengadakan pembekalan untuk para peserta. Lalu, mahasiswa KKNK akan berangkat ke posko masing-masing pada 22 Juli 2019 mendatang.

Berita Terkait