120 Mahasiswa FIKP Unhas Praktek Lapang di Barru, Ini Tujuannya

Mahasiswa sosial ekonomi perikanan FIKP Unhas

Terkini.id, Barru – Sebanyak 120 mahasiswa Departemen Sosial Ekonomi Perikanan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan praktek lapang di Tambak Intensif CV Dewi Windu dan Tambak Pendidikan Unhas di Bojo Kabupaten Barru. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu-Minggu, 28 hingga 29 September 2019.

Mahasiswa Unhas tersebut didampingi oleh Sutinah Made dan Arie Syahruni Cangara serta tiga orang asisten yakni Afri Maulana, Alvina Dina Amsari, dan Nur Hidayat.

Mahasiswa tersebut mengamati proses budidaya supra intensif udang vanamae dengan media kolam beton dan kolam plastik.

“Menghasilkan 20.000 ton/1000 m2, biaya produksi Rp 30.000-Rp 35.000/kg, harganya rata-rata Rp 60.000-Rp 65.000/kg jadi keuntungan nya Rp 30.000-Rp 35.000/kg sama dengan 100% keuntungannya,” terang manajer operasional CV. Dewi Windu, Rama Ramzhani.

Sementara itu, manajer pembenihan udang tambak Unhas, Ahmad Akbar Muzakkir menjelaskan bahwa di tambak tradisional plus udang Windu (Panaeus monodon) biaya operasional Rp 15.000/kg dan harga udang windu saat ini Rp 140.000/kg size 40.

“Jadi keuntungannya Rp 125.000/kg , prospek pengembangan udang windu ini sangat tinggi kalau dikelola dengan baik,” ungkap Akbar.

Sutinah Made menjelaskan bahwa tujuan pembelajaran Mata Kuliah (MK) Ekonomi Produksi Perikanan yakni mahasiswa mampu mengidentifikasi dan membandingkan usaha budidaya tambak intensif dan tradisinal plus.

“Harapan praktek lapang ini semoga mahasiswa mendapat ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperoleh di lapangan dapat memperkaya khazanah pengetahuannya untuk pengembangan jiwa wirausaha menjadi ujung tombak di masyarakat dalam pengembangan udang di Indonesia Insyaa Allah,” harapnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini