15 Rumah Sakit dan 50 Puskesmas di Sulteng Sudah Kembali Beroperasi

Korban Gempa Palu
Korban luka-luka akibat bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah saat ini dirawat di beberapa rumah sakit di Palu. (foto: voaindonesia.com)

Terkini.id, Palu – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis laporan terbaru terkait penaganan bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, Selasa, 9 Oktober 2018.

Berdasarkan progres penanganan bencana, Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengungkapkan sebanyak 15 rumah sakit di Sulawesi Tengah mulai beroperasi kembali.

“Rinciannya 12 rumah sakit di Palu, 2 rumah sakit di Donggla, dan 1 rumah sakit di Sigi,” jelasnya.

Sementara itu, lanjut Sutopo, jumlah Puskesmas yang sudah berfungsi yakni 50 puskesmas, terdiri dari 13 puskesmas di Palu, 19 Puskesmas di Donggala, dan 18 Puskesmas di Sigi.

“Untuk apotek, 11 apotek di lokasi bencana sudah mulai beroperasi yakni, 8 apotek di Palu, dan 3 di Sigi,” tambahnya.

BNPB juga mencatat sudah ada 1.793 orang personil kesehatan telah bertugas di lokasi terdampak bencana.

“Terdiri atas 387 dokter umum, 78 dokter spesialis, 79 bidan, 446 perawat, 16 penata anastesi, 34 farmasi, 84 tenaga medis lainnya dan 669 non medic,” pungkas Sutopo.

Komentar

Rekomendasi

Pria Sidrap Bunuh Istri Sirinya karena Cemburu, Mayat Dibungkus Karung

Negara Ini Simpan Jenazah Pasien Corona di Dalam Kulkas, Ini Alasannya

Tiga Bocah di Bandung Barat Sempat Terlantar di RS karena Kedua Ortunya Terpapar Corona

NU dan Muhammadiyah Imbau Salat Tarawih dan Idul Fitri di Rumah Saja, Tiadakan Halal-bihalal

Terus Bertambah, Jumlah Pasien Sembuh Corona di Sulsel Jadi 35 Orang

Corona Mengalir Sampai Jauh, Ini 15 titik Penyebaran Covid-19 di Indonesia yang Perlu Anda Tahu

Tak Ada APD, Perawat Ini Terpaksa Komunikasi dengan Pasien Lewat Grup WA

BMKG Rilis Kondisi Suhu dan Kelembaban Udara yang Disukai Virus Corona

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar