Selama 2 bulan, 24 mahasiswa Polbangtan Gowa akan mengabdi di wilayah perbatasan Kalimantan Barat

24 Mahasiswa Polbangtan Gowa akan menjadi pendamping petani wilayah perbatasan.

Sebanyak 24 mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbagtan) Gowa diterjunkan pada kegiatan pengabdian masyarakat untuk wilayah perbatasan khususnya di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM mewakili Bupati Sambas menerima rombongan mahasiswa, dosen pendamping dan panitia di Kantor BPP Paloh. 14/06/19.

Dalam sambutannya, staf ahli ini menyambut baik adanya kegiatan ini dan merupakan kali ke-2 mendapat rombongan Polbangtan Gowa pada kegiatan pengabdian masyarakat dan PKL. Berharap bisa berdampak positif kepada mahasiswa sendiri dan masyarakat serta menghargai norma-norma yang berlaku di lokasi kegiatan. Dua pantun menjadi penutup sambutannya, “pertanian dan peternakan menjadi program unggulan, perekenomian meningkat masyarakat sejahtera lahir dan bathin menjadi dambaan, selamat datang kami ucapkan kepada para dosen dan adik-adik mahasiswa Polbangtan Gowa Sulawesi Selatan.

Drs. Aminuddin Saade, M.Si sebagai Ketua Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) menyampaikan bahwa ke-24 mahasiswa ini adalah hasil seleksi yang dilaksanakan 2 bulan yang lalu. Mereka siap mengabdi untuk masyarakat khususnya petani. Mereka akan ditempatkan di 1 kecamatan yakni Kecamatan Paloh. Delapan desa termasuk Desa Mentibar, Desa Sebubus, Desa Malek, Desa Nibung, Desa Temajuk, Desa Matangdanau, Desa kalimantan dan Desa Tanah Hitam merupakan 8 posko yang akan ditempati mahasiswa dalam melaksanakan kegiatannya.

Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan selama 2 bulan dengan tujuan pengembangan SDM pada wilayah perbatasan dengan sinergi pada program pemerintah Kabupaten Sambas yakni pemanfaatan pekarangan rumah. Mahasiswa juga nantinya akan melakukan kegiatan penyuluhan pertanian peternakan (PKL II), juga pendampingan pada komoditas strategis pertanian. Diharapkan mahasiswa bisa belajar bersama petani dengan mengkolaborasikan ilmu yang didapatkan dalam perkuliahan dan tetap memperhatikan kearifan lokal atau kebiasaan masyarakat tani yang berada didaerah Sambas. (MUZ).

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Dosen Sosial Ekonomi Perikanan Unhas Latih UMKM Tingkatkan Mutu Produk Perikanan

Rekrut Relawan Baca, Unibos Ajak Masyarakat Melek Literasi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar