2 Pria Saling Bacok Gara-gara Berebut Perempuan

Polisi mengamankan barang bukti berupa celurit. (detikcom)

Terkini.id, Lumajang – Warga pemukiman Sampit Dusun Lempeni Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang digegerkan dengan tindak pidana perkelahian satu lawan satu dengan menggunakan senjata tajam jenis Clurit atau Carok.

Perkelahian tersebut diduga akibat berebut perempuan. Dua orang yang terlibat adu bacok itu diketahui bernama Mahfud (30) warga Selok Awar-Awar dan Solikin alias Topeng (40) warga Pasirian yang sama-sama menjadi sopir truk pasir.

Menurut informasi dari perangkat Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh Zainul Arifin (50), kejadian saling bacok tersebut berawal ketika Solikin dan Mahfud sama-sama mencintai seorang janda bernama Suhartatik (42), warga Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh.

Keduanya saat itu bertemu di depan rumah Suhartatik dan terlibat cekcok mulut, karena Solikin mengaku telah menikah siri dengan Suhartatik. Solikin tidak terima ketika Suhartatik didekati Mahfud.

Karena keduanya sedang terpengaruh minuman keras, terjadilah saling bacok menggunakan celurit yang mereka bawa.

“Jadi kedua laki-laki tersebut saling mencintai terhadap Suhartatik, lantaran Solikin merasa tidak terima ada laki-laki lain yang mendekati pujaan hatinya, mereka pun bertengkar hingga terlibat saling bacok menggunakan clurit,” kata Zainul, Sabtu, 5 Januari 2018.

Baca :Dua Petani Baku Parang di Sinjai, Satu Tewas dan Satu Kritis
Dua pria saling bacok gara-gara berebut perempuan. (rri.co.id)

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Hasran SH MHum menuturkan jika kedua pelaku sama-sama membawa senjata tajam jenis celurit sehingga duel tidak dapat dihindarkan. Kejadian terjadi di rumah Suhartatik.

“Gara-garanya saling berebut (Suhartatik),” ujar AKP Hasran.

Kedua pelaku dalam pengaruh minuman keras sama-sama bertemu di depan rumah Suhartatik dan terlibat cekcok mulut karena Solikin alias Topeng menuduh Mahfud telah selingkuh dengan Suhartatik yang diklaim sebagai istri sirinya.

“Hingga terjadilah aksi saling bacok dengan menggunakan clurit yang sudah mereka bawa masing-masing,” sambungnya.

Akibat carok tersebut, Solikin mengalami luka bacok pada bagian kepala belakang kiri, tangan kiri dan ibu jari kiri. Sedangkan Mahfud mengalami luka bacok pada bagian leher belakang, dan lengan kiri. Keduanya dibawa ke RSUD Dr Haryoto Lumajang, untuk mendapatkan perawatan medis.

Berita Terkait