2018, Bursa Saham di Indonesia Terbaik di Asia

Presiden Jokowi

Terkini.id, Jakarta – Perdagangan saham selama tahun 2018 di Bursa Efek Indonesia (BEI) 2018 resmi berakhir pada Jumat 28 Desember 2018.

Rangkaian acara penutupan dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah menteri kabinet kerja.

Dalam sambutannya, Jokowi menyebut IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan di Indonesia terbaik kedua di dunia.

Pernyataan Jokowi tersebut mengacu pada informasi dari Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso.

“Tadi saya disampaikan oleh Pak Ketua OJK (Wimboh Santoso), saya tadi sudah pegang bisikan bahwa indeks harga saham kita saat ini merupakan yang terbaik kedua di dunia terkait kinerja bursa saham utamanya,” kata Jokowi saat acara penutupan perdagangan bursa saham Indonesia, Jakarta, Jumat 28 Desember 2018.

Menurut Wimboh, mengacu kepada data yang dimiki OJK pada 27 Desember 2018, IHSG berada di bawah pertumbuhan bursa India.

Jokowi juga menyuarakan rasa optimisme kepada seluruh stakeholder agar pasar modal nasional terus mengalami perbaikan.

“Karena kita melihat capaian bursa efek Indonesia tahun ini sesuai dengan target IHSG-nya di atas 6.000 sebentar lagi diharapkan bener bener di atas 6.000,” ujar Jokowi.

Selanjutnya, Jokowi juga mengungkapkan bahwa kinerja bursa efek Indonesia selama satu tahun penuh di 2018 cukup baik meskipun ketidakpastian global masih memberikan dampak.

“Termasuk juga berbagai pasar modal di dunia masih bergejolak dengan kondisi eksternal yang pengaruhi kondisi psikologis pasar kita,” tutur mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Saat meresmikan penutupan perdagangan tahunan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan yang terbaik kedua di dunia. Benarkah hal itu?

Jokowi menyampaikan kalimat tersebut mengacu pada pidato Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso saat memberikan laporan. Menurut Wimboh, mengacu kepada data yang dimiki OJK pada 27 Desember 2018, IHSG berada di bawah pertumbuhan bursa India.

“Tadi saya disampaikan oleh Pak Ketua OJK (Wimboh Santoso), saya tadi sudah pegang bisikan bahwa indeks harga saham kita saat ini merupakan yang terbaik kedua di dunia terkait kinerja bursa saham utamanya,” kata Jokowi saat acara penutupan perdagangan bursa saham Indonesia, Jakarta, Jumat (28/12/2018).

Menurut data OJK, Indeks Acuan pasar saham dunia 2018, hanya pasar modal India yang menguat 5,32%. Sementara indeks saham negara lain tercatat turun.

6.194, IHSG Sesuai Target

Transaksi perdagangan saham tahun 2018 di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, ditutup pada Jumat sore, 28 Desember 2018, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesuai target, 6.194.

“Di tengah kondisi ekonomi global yang bergejolak dan tak terprediksi, kinerja IHSG tampil sebagai yang terbaik di Asia Tenggara, dengan kinerja bursa terbaik kedua di Asia Pasifik. Perusahaan baru yang mencatatkan efeknya di Bursa Efek kita semakin banyak, bahkan terbanyak sejak 1995,” terang Jokowi lagi.

Menurut dia, ini semacam pertanda bahwa ekonomi kita secara perlahan dan bertahap, bergerak dari fase konsumtif menjadi produktif. Perekonomian nasional juga menjadi semakin berkualitas.

Ini semua terjadi karena sinergi antara sektor moneter, sektor fiskal, dan sektor riil industri serta dunia usaha. Ketiganya bisa bekerja sama dengan baik, berkolaborasi, saling mengisi, saling berkontribusi.Laju inflasi pada akhir tahun ini pun terkendali, dan diperkirakan lebih rendah dari tahun lalu.

Semua ini membuat kita optimistis terhadap masa depan perekonomian Indonesia.

Berita Terkait
Komentar
Terkini