25 Pegawai Unhas Positif Covid-19

Unhas memeriksa seluruh pegawai sebagai langkah pencegahan penularan Covid-19

Hari ini, Selasa 23 Juni 2020, Unhas telah menerima hasil pemeriksaan swab (PCR) terhadap ke-37 pegawai yang reaktif.

“Sebanyak 25 pegawai ditemukan positif terinfeksi Covid-19 walaupun sampai saat ini belum ada gejala klinis baik ringan maupun berat,” kata Ketua Tim Satgas Covid-19 Unhas, yang juga Dekan Fakultas Kedokteran, Prof Budu.

Prof Budu menjelaskan bahwa langkah melakukan screening (pemeriksaan) terhadap seluruh pegawai Unhas merupakan langkah yang sangat strategis.

Dengan melakukan pemeriksaan ini, Unhas berkomitmen total dalam upaya memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

Seluruh pegawai yang dinyatakan positif tersebut kondisinya dalam keadaan sehat, tidak ada gejala sakit apapun yang kita temui.

Menarik untuk Anda:

“Coba bayangkan kalau kita tidak melakukan pemeriksaan massal. Mereka ini tentu bisa menjadi sumber penularan bagi ribuan pegawai lainnya. Sekarang kita segera memutus rantai sebaran,” kata Prof Budu.

Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu menjelaskan, masyarakat harusnya memiliki cara pandang baru terhadap Covid-19.

Virus ini memang menyebar dan berada di sekitar kita, tetapi ini bukan hal memalukan. Siapa saja, tanpa kenal strata sosial, berpotensi terpapar.

“Covid-19 bukan aib. Ini bukan hal memalukan. Jangan takut memeriksakan diri, dan jangan malu jika terkena. Unhas memilih langkah ini untuk memberikan contoh, sambil menyiapkan protokol untuk tindak lanjut. Jika kita menemukan ada yang positif, protokol pencegahan akan segera bekerja,” kata Dwia.

Prof Budu lebih lanjut menjelaskan, Tim Satgas Covid-19 Unhas telah menyiapkan langkah-langkah lanjutan untuk menangani pegawai Unhas yang terinfeksi Covid-19.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Lois Community Ingin Danny Pomanto-Fatmawati Pimpin Makassar

Heboh Video TikTok Pernikahan Sesama Besan, Ini Hukumnya Kata Ustaz

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar