Minuman Khas

Asam manis Sirup Markisa khas Makassar

Sirup Markisa di Hotel Melia Makassar / Edwin Jhardy

TERKINI.id, MAKASSAR – Siapa yang tidak mengetahui buah markisa? Buah ini dikenal kaya akan kandungan vitamin A, vitamin C, fosfor, kalsium, magnesium, zat besi dan kalium. Kandungan dari Markisa juga memiliki khasiat untuk membuat saraf menjadi lebih rileks. Selain itu, markisa sering dijadikan obat untuk masalah pencernaan dan penyakit lambung.

Banyak diantara kita yang berpikir bahwa markisa merupakan buah asli yang berasal dari Indonesia. Namun faktanya bukanlah demikian, buah markisa (Passiflora edulisvar edulis) tergolong kedalam tanaman genus passiflora, berasal dari daerah tropis dan subtropis di Amerika Selatan, tepatnya di daerah Brasil, Venezuela, Bolivia, dan Peru.

Tanaman markisa masuk ke daerah Indonesia berasal dari Peru, mula-mula masuk ke Manado, Ambon, dan Sulawesi, dan akhirnya menyebar ke seluruh daerah nusantara.

Daerah di Indonesia yang terkenal dengan tanaman markisanya ialah Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Gowa, Kelurahan Malino. Malino terletak di dataran tinggi dan memiliki udara yang sejuk serta jauh dari hiruk pikuk kehidupan kota sehingga Malino sangat dikenal dengan wisata perkebunannya, salah satunya ialah perkebunan Markisa yang dapat kita jumpai di kawasan Desa Kanreapia, berjarak ±9 km dari pusat Malino.

Baca :7 makanan khas Makassar yang wajib dicoba

Buah markisa yang dihasilkan diolah menjadi minuman segar bermutu tinggi dan mempunyai ciri khas rasa yang berbeda dengan markisa dari daerah lain.

Seperti apa sebenarnya proses pengolahan buah markisa oleh industri markisa? Setidaknya terdapat hingga 8 tahapan untuk pengolahannya. Tahapan pengolahannya dimulai dengan pencucian buah, ekstraksi sari buah, penambahan bahan pengawet, pemisahan padatan dari cairan sari buah, pengentalan, penambahan gula, penyiapan botol, pembotolan dan pasteurisasi kemudian dapat dilakukan penyimpanan.

Sirup markisa seolah memiliki kekhasannya tersendiri—rasanya yang manis dan sedikit asam, beserta dengan kesegaran yang datang saat mengonsumsinya, membuat minuman tersebut banyak digemari.

“Beberapa orang mengatakan kalau buah markisa dari Sulawesi Selatan lebih unggul daripada yang ada di pulau Sumatera,” kata Zulfriansyah Akbar pemilik usaha Markisa Aurora kepada Makassar Terkini, pekan lalu.

Warna daging buah markisa bisa kuning atau oranye, tergantung dari jenisnya. Apakah markisa tersebut ditanam di dataran tinggi atau dataran rendah. Tingkat kematangan juga berpengaruh pada isi dari buah markisa. “Saya senang menggunakan buah lokal dari dataran tinggi yang berkulit ungu dan rasanya agak asam,” kata Yayan, sapaan Zulfriansyah.

Baca :Nikmatnya Jus Pisang Ijo

Di Sulawesi Selatan, buah markisa telah diolah menjadi sirup sejak zaman penjajahan Belanda. “Penjajah Belanda senang mengkonsumsi sirup, salah satunya adalah sirup markisa,” ucap Yayan.

Pengolahan buah markisa menjadi minuman sirup dapat pula dilakukan sendiri dengan sederhana di rumah. Caranya cukup simpel, pertama kita perlu menyediakan buah markisa segar, kemudian buah dicuci dan dibelah menjadi dua bagian, setelah itu ambil semua isi buah markisa dengan sendok, lalu masukan kedalam blender ditambah setengah gelas air dan haluskan dengan blender tersebut. Demikian cara membuat sirup markisa sendiri, sangatlah mudah.

Arie Kurniawan I Hillary Ecclesiana Purba