4 Fakta Tentang Yohanes Gama, Pelajar Pemberani Panjat Bendera di NTT

panjat bendera
sumber: nttonlinenow.com

Terkini.id, NTB – Nama Yohanes Gama Marchal Lau, mendadak viral gara-gara aksinya memanjat tiang bendera pada upacara peringatan HUT ke-73 RI di pantai Mota’ain, Desa Silawan, Kabupaten Belu, Jumat 17 Agustus 2018.

Pelajar SMPN Silawan Kelas 7 itu disebut sebagai penyelamat, karena dengan berani panjat bendera lantaran talinya putus.

Lihat videonya:

Dikirim oleh Novita Magga pada Kamis, 16 Agustus 2018

Menariknya, karena itu terjadi saat pasukan pengibar bendera hendak menaikkan bendera Merah Putih dengan tali di pantai Mota’ain. Pantai tersebut berbatasan langsung dengan negara Timor Leste.

Atas aksi heroiknya itu, Yohanes yang akrab dipanggil Joni, mendapat apresiasi banyak pihak lantaran aksi panjat bendera menjadi viral.

Apa saja fakta tentang Joni?

1. Anak Bungsu

sumber: nttonlinenow.com

Nama lengkapnya adalah Yohanis Gama Marschal Lau, lahir di Silawan tanggal 10 Oktober 2004. Joni tinggal di Dusun Halimuti Desa Silawan Kecamatan Tastim, dan saat ini belajar di SMP Negeri Silawan.

Joni merupakan anak ke-9 dari sembilan bersaudara. Ayahnya bernama Victorino Fahik Marschal dan ibunya Lorenca Gama.

2. Dapat Beasiswa

facebook.com

Joni diketahui mendapat beasiswa hingga S1 oleh PLN.

3. Diundang Menpora ke Jakarta

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi berencana mengajak Joni Jakarta dalam waktu dekat.

Undangan ini ingin ia diberikan atas aksi heroik Joni yang memanjat tiang bendera karena tali di ujung tiang putus. Sehingga bendera merah putih tidak dapat dikibarkan.

“Kami menghargai dan sebisa mungkin akan panggil Joni ke Jakarta. Dia tidak ada rasa takutnya kecuali bendera Merah Putih diselamatkan dan bisa berkibar di perbatasan Atambua dan Timor Leste,” kata Imam di Kompleks Istana Kepresidenan, kepada CNNIndonesia, Jumat 17 Agustus.

4. Pujian dari Wakil Bupati

sumber: nttonlinenow.com

Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan yang menjadi Inspektur Upacara peringatan HUT ke-73 RI tersebut, mengungkapkan, aksi Joni tersebut hebat.

“Seorang anak kecil dengan begitu sikap hebatnya memanjat tiang ini dan kemudian dapat mengatasi masalah sehingga kita yang tadi bingung tersenyum kembali,” ucap Ose, seerti dikutip dari NTTOnlinenow.com.

Dia melanjutkan, insiden tersebut merupakan sesuatu yang tidak direncanakan. “Tapi mari kita jadikan kekurangan ini sebagai motivasi, agar kedepan NKRI tetap kuat,” terangnya.

Menurut dia, Joni adalah pahlawan kecil penyelamat pagi itu. “Seorang anak pelajar yang menjadi penyelamat dalam upacara kemerdekaan,” kata dia.

“Terimakasih pahlawan kecil, kejadian ini menggugah saya tapi kau adalah pahlawan dan ini pembelajaran untuk kita semua,” sambung mantan Sekda itu.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Soppeng

Kominfo Soppeng Bina Anggota KIM, Ini Tujuannya

Terkini.id, Soppeng - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Soppeng melakukan pembinaan dan pengembangan kelompok informasi masyarakat (KIM), di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng,
Soppeng

Pemkab Soppeng Kembali Gelar Subuh Mengaji

Terkini.id,Soppeng - Pemerintah Kabupaten Soppeng kembali menggalakkan Subuh berjamaah, di Masjid Nurul Yaqin Dusun Lenrang, Desa Jampu, Kecamatan Liliriaja. Selasa 17 September 2019.Dulunya, gerakan