4 pelaku penipuan dengan cara hipnotis dibekuk Polres Sinjai

Terkini.id, Bulukumba – Satuan reserse dan kriminal Polres Sinjai berhasil mengungkap kasus penipuan dengan cara hipnotis yang selama ini meresahkan masyarakat.

Sedikitnya empat orang pelaku yakni Burhan bin Mappaonang, 47 tahun, Karman bin Mama, 42 tahun, Rais bin Abdul Rahman, 48 tahun,serta Rasida binti Rahman, 50 tahun berhasil diamankan pihak aparat.

Keempat pelaku ditangkap oleh personil Satreskrim yang dipimpin Kasat Reskrim, AKP Sardan, di Desa Seppang, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Selasa 24 April 2018.

Penangkapan para tersangka bermula dari laporan salah seorang korban hipnotis bernama Nurhayati Mahdis, warga Jalan Sultan Isma, Kecamatan Sinjai Utara.

Menurut Kasat Reskrim, Nurhayati yang juga pensiunan PNS ini menjadi korban hipnotis pada Senin 23 April 2018 pukul 5 sore.

“Keterangan korban saat melapor, bahwa ia telah dibujuk pelaku dengan iming-iming sejumlah uang, dengan syarat menyerahkan kartu ATM lengkap nomor PIN dan ditukar dengan tas yang menurut pelaku berisi uang tunai. Setelah Atm korban dikuras, ia lalu diturunkan di pinggir jalan di sekitar SPBU Biringere Sinjai,” kata Kasat Reskrim.

Setelah menerima laporan korban, polisi melakukan penyelidikan. Dan dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mendapatkan ciri-ciri pelaku, serta mobil jenis LMPV warna hitam yang dikendarai para pelaku. Mereka diketahui mengarah ke Kabupaten Bulukumba.

Hasil koordinasi dengan Resmob Polda Sulsel, dan Polres Bulukumba, para pelaku berhasil ditemukan di wilayah Bulukumba tepatnya di Desa Seppang, Kecamatan Ujung loe. Mobil para pelaku saat itu ditemukan dalam keadaan terparkir di pinggir jalan sehingga tim melakukan pengepungan rumah diduga tempat pelaku bersembunyi, dan berhasil mengamankan pelaku bersama.

Adapun barang bukti yang berhasil disita diantaranya buku tabungan, ATM korban, uang tunai sebesar 4,5 juta, hingga perhiasan emas dan dompet perempuan sebanyak 6 buah.

“Khusus tersangka atas nama Burhan, merupakan residivis kasus yang sama dan pernah ditangkap di Kabupaten Wajo. Sementara tersangka bernama Karman adalah pelaku narkoba dan sudah menjalani hukuman di Parepare. Adapun mobil yang digunakan beraksi adalah mobil rental dari kabupaten Barru, yang dirental oleh Burhan,” tambah AKP Sardan.

Kini keempat tersangka yang berasal dari daerah berbeda, yakni Pare-Pare, Bogor, dan Makassar, ini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Sinjai guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini