5 Alasan Anda Seharusnya Meninggalkan Kebiasaan Minum Pakai Pipet

Terkini.id – Jika Anda tahu semua fakta tentang penggunaan sedotan plastik atau pipet, Anda akan berubah pikiran dan berhenti minum dengan itu.

Beberapa orang menggunakan pipet karena mereka pikir itu lebih nyaman.

Beberapa orang lain berpendapat bahwa pipet akan mencegah noda pada gigi mereka.

Tetapi faktanya, justru dokter gigi mengatakan itu tidak akan melindungi Anda dari minuman manis dan gigi berlubang. Malah sebaliknya, justru membahayakan Anda.

Dilansir dari brightside.me, hasil penelitian menunjukkan beberapa alasan bahwa alat sedotan atau pipet bisa mengganggu kesehatan Anda.

1. Bibir Berkerut Ala Perokok

Jika Anda merawat kecantikan Anda, Anda tahu bahwa merokok menyebabkan munculnya kerutan di bibir. Tetapi minum dengan sedotan memiliki efek yang sama.

Ini terjadi karena seringnya penggunaan sedotan dan akibatnya otot-otot di sekitar mulut Anda. Semakin banyak Anda menggunakannya, semakin dalam garis di sekitar mulut Anda akan muncul.

2. Gas berlebihan dan kembung

Tidak banyak dari kita yang menyadari bahwa minum memakai sedotan itu adalah cara mudah untuk mendapatkan lebih banyak udara yang tidak diinginkan di perut Anda.
Akibatnya, itu menyebabkan gas dan kembung dan tidak tergantung pada jenis minumannya. Semakin banyak Anda menggunakan sedotan, semakin tidak nyaman perut Anda terasa.

Jadi, jika Anda memutuskan memulai diet yang sehat, maka mulailah untuk tidak lagi menggunakan sedotan.

3. Rongga dan kerusakan gigi

Menurut penelitian, menggunakan sedotan tidak menyelamatkan Anda dari gigi berlubang, tetapi gigi belakang berada di bawah risiko pembusukan yang lebih besar.

Hal itu jika Anda terus-menerus menggunakan sedotan, minuman bergula dan asam memengaruhi gigi-gigi tertentu.

Gula hanya sering mendatangkan poin yang sama sepanjang waktu dan cepat atau lambat rongga akan muncul.

Jika Anda takut kerusakan gigi, kebersihan yang baik adalah satu-satunya hal yang dapat menyelamatkan Anda, bukan sedotan.

4. Cedera

Ini mungkin terdengar gila pada pandangan pertama, tetapi sedotan plastik dapat menjadi alasan untuk cedera aneh yang berbeda, terutama untuk anak-anak.

Menurut berita, sekitar 1.400 orang per tahun dibawa ruang gawat darurat karena minum dengan pipet: penyisipan di telinga dan hidung, laserasi, dan lecet kornea.

5. Polusi

Menurut National Geographic, pipet adalah salah satu jenis plastik yang paling berbahaya, terutama untuk lautan. Ukuran mereka menjerat hewan laut dan ikan sangat sering mengonsumsinya.

Penelitian telah membuktikan betapa berbahayanya sedotan plastik. Mereka adalah sampah ke-11 yang paling banyak ditemukan di laut pada tahun 2017 dan mereka membutuhkan waktu 200 tahun untuk terurai.

Alternatif pengganti

Pilihan terbaik adalah tidak menggunakan sedotan. Ini adalah solusi sederhana untuk orang-orang yang menjaga kesehatan mereka dan yang menentang polusi:

1. Menggunakan Sedotan bambu: Anda dapat menggunakannya sebanyak yang Anda mau dan mereka benar-benar ramah lingkungan.

2. Kertas sedotan: Bahan ini pasti terurai lebih mudah.

3. Pipet berbahan logam: Ini bisa menjadi solusi yang baik untuk restoran dan kafe. Cuci saja dan gunakan lagi

Komentar

Rekomendasi

Ini Cara Menghindari Virus Corona ala Johns Hopkins University, Kampus yang Sudah Prediksi Covid-19 di RI

Berikut 7 Tips Menghindari Stres Saat Karantina di Rumah

Berikut 7 Tips Menghindari Stres Saat Karantina di Rumah di Tengah Wabah Corona

Gambar Ini Menunjukkan Mengapa Cuci Tangan Harus 30 Menit

Direktur RS Batara Siang Pangkep Imbau Masyarakat Tak Panik Terkait Virus Corona

Bubbling Plus Surprise: Inovasi Produk Kesehatan Kini Hadir Di Kota Makassar

Pasien Virus Corona Bisa Sembuh Meski Belum Ada Obatnya, Asalkan…

Kemenkes Beberkan Langkah Pencegahan Penyebaran Virus Corona Masuk ke Indonesia

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar