5 kasus pembunuhan ini terungkap berkat petunjuk korban yang dibunuh

Sadis
Ilustrasi pembunuhan sadis. (Foto: beritabali.com)

Terkini.id, – Setiap sesuatu yang disembunyikan pasti akan terungkap. Apalagi untuk hal yang buruk, seperti pembunuhan. Ya, dengan berbagai cara, kasus pembunuhan yang telah terjadi selama beberapa tahun hingga belasan tahun sekali pun bisa terungkap.

Seperti halnya kasus pembunuhan berikut ini. Namun, terkuaknya kasus pembunuhan ini dengan cara yang bisa dibilang tidak wajar. Mulai dari gara-gara kari kambing, hingga kertas yang disematkan dalam kaos kaki.

Dilansir dari kumparan, berikut ini 5 kasus pembunuhan yang terbongkar karena petunjuk dari sang korban yang dibunuh.
1. Gara-gara kari kambing, pembunuhan terbongkar
Ilustrasi. (foto/cahayapapua.com)

Insiden ini terjadi di India, dan menimpa Sudhakar Reddy (37). Dalam laporan polisi, Reddy dibunuh oleh M. Swanthi (27) yang merupakan istrinya sendiri, bersama selingkuhan istrinya, Rajesh.

Korban dibius oleh keduanya hingga tak sadarkan diri, kemudian dibunuh dengan tongkat besi lalu jasadnya dibakar dan abunya dibuang ke hutan Nawabpet.

Untuk menyembunyikan belang mereka, Rajesh rela menyiramkan wajahnya dengan air keras dan berpura-pura menjadi Reddy. Hingga suatu ketika, Rajesh diberi hidangan berupa sup kaki kambing.

Baca juga:

Rajesh menolaknya, dan mengaku dirinya adalah vegetarian. Di situlah, keluarganya mulai curiga karena selama ini Reddu adalah pemakan daging. Akhirnya, keluarga meminta Rajesh untuk menyebutkan nama mereka satu per satu namun tak bisa dijawabnya lantaran pura-pura bisu.

Oleh keluarga, kejanggalan tersebut dilaporkan ke polisi dan seketika kejahatan Swanthi dan Rajesh terbongkar tatkala melakukan tes sidik jari.

2. Unggahan terakhir korban sebelum meninggal dunia

Ilustrasi. (foto/regional.kini.co.id)

Pada tahun 2005, blogger bernama Simcon Ng dan saudaranya, Sharon ditemukan tewas terbunuh di apartemennya. Polisi tak dapat mengungkap identitas pelaku pembunuhan saat itu.

Namun 3 tahun kemudian, tepatnya tahun 2008, polisi akhirnya berhasil menemukan pelaku yang tak lain adalah mantan kekasih Simon, Jin Lin.

Hal itu terungkap dari unggahan terakhir Simon dalam blognya yang berisikan tulisan seperti berikut; “Hari yang aneh, ada orang menyembunyikan bel berkali-kali. Ketika saya turun dan melihat bahwa itu adalah mantan kekasih saya. Kedatangannya ke sini ingin mengambil kembali alat pancingnya. Saya menyuruhnya untuk menunggu di bawah, sementara saya mengambilkan barangnya. Ketika saya mencari barang itu, ia sudah berada di dalam rumah.”

3. Darah pelaku pembunuhan di kuku korban
Ilustrasi. (foto/sipayo.com)

Pelaku pembunuhan Manager Akuntan Google di New York, Vanessa Marcotte juga lama baru terungkap. Sosok pelaku pembunuhan berhasil diamankan polisi 8 bulan setelah penemuan jasad Vanessa pada April 2017 di sebuah hutan dekat dengan rumah ibunya di Princeton, Massachusetts.

Terungkapnya pelaku pembunuhan sendiri dari hasil tes DNA dari darah yang tertinggal di kuku tangan Vanessa yang kala itu berusaha melawan pelaku yang ingin memperkosanya, dengan mencakar.

4. Rekaman audio dan foto pelaku
Ilustrasi. (foto/makassar.terkini.id)

Terungkapnya pelaku pembunuhan dua remaja putri bernama Abigail Williams (13) dan Liberty German (14) akibat rekaman audio dan foto yang berhasil diambil oleh kedua korban sebelum nyawanya dihabisi.

Abigail dan Liberty sempat mengambil foto bersama saat mendaki bahkan mengunggahnya ke media sosial Snapchat sebelum keduanya ditemukan tewas di bawah jembatan kereta api di Delphi, Indiana, United States.

Di foto tersebut, terlihat seorang pria sedang berjalan menuju ke arah Abigail dan Liberty. Kuat dugaan, bahwa pria itulah yang membunuh kedua remaja tersebut. Hingga saat ini, pihak polisi masih mencari si pelaku.

5. Mencatat alamat pelaku pembunuhan
Ilustrasi. (foto/crimetraveller.org)

Keluarga miliarder asal India yang tinggal di London dilaporkan tewas dibunuh dan jasadnya dibuang ke laut oleh pelaku pembunuhan. Meski demikian, polisi berhasil mengungkap sosok di balik pembunuhan sadis tersebut.

Ternyata, pelaku pembunuhan adalah orang dekat korban. Mereka adalah Kennet Regan dan William Horncy. Sebelum menghabisi nyawa korban yang beranggotakan 5 orang yang terdiri dari suami, istri, dua anak dan ibu mertua, Regan sempat membawa korban ke rumahnya.

Entah karena punya firasat buruk soal Regan, Amarjit Chohan yang berada di rumah Regan, tiba-tiba menulis alamat dan nama lengkap Regan di selembar kertas kemudian dimasukkan ke dalam kaus kakinya.

Sejak saat itu, Chohan dan keluarganya dilaporkan hilang. Dua hari setelah menghilang, tubuh Chohan ditemukan mengambang dekat Bournemouth. Di situlah polisi mendapatkan petunjuk hingga akhirnya bisa menguak pelaku pembunuhan.

Komentar

Rekomendasi

Cara Unik Dokter di Makassar Cukur Rambut di Tengah Pandemi Covid-19

Tinggal di Gubuk Reot, Daeng Sialle Sekeluarga Butuh Uluran Tangan

Universitas Kebangsaan Malaysia, Setengah Abad Perguruan Tinggi untuk Memartabatkan Bahasa Melayu

Pandemi Covid-19, Kajati Sulsel dan BNI Kunjungi Warga Kurang Mampu

Demi Kuliah Daring, Mahasiswa Ini Berinisiatif Membuat Rumah Pohon

Kisah Relawan Perempuan Jadi Sopir Ambulans di Tengah Corona

Peduli, PERDOSSI Makassar Bagi Sembako dan Masker di Tengah Pandemi Covid-19

Berkebun di Rumah Selama social distancing Pandemi Covid-19

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar