5 Kisah Tragis Bayi Melepuh hingga Meninggal karena Dicium

Terkini.id, Makassar – Anda punya bayi yang baru lahir, baiknya memperhatikan peringatan-peringatan untuk waspada terhadap kuman.

Nah, salah satu jalan masuk serangan kuman dan virus berbahaya adalah kontak langsung dengan banyak orang dewasa. Salah satunya lewat ciuman.

Infeksi pada bayi bisa menjadi hal serius yang tidak boleh disepelekan lantaran sistem kekebalan tubuh alaminya belum sempurna.

Selain itu, ketika si Kecil sakit orang tua juga bisa ikut menderita, termasuk kerepotan yang terjadi selama menjaga bayi yang sakit ditambah bila ada orang rumah yang ikut sakit juga.

Bayi mungil kerap dikelilingi orang-orang yang ingin mendekati dan gemas untuk menciumnya, padahal tanpa disadari mereka bisa saja membawa kuman.

Beberapa bahaya yang bisa terjadi saat bayi sering dicium orang berbeda-beda antara lain terkena Virus Herpes Simpleks (HSV), Kissing Disease (Mononukleosis), Sariawan oleh jamur kandida (thrush), hingga Meningitis Bakteri.

Nah, ada beberapa kisah tragis yang membuat bayi mengalami kematian karena sering dicium, berikut di antaranya:

1. Bayi Aliza di AS Meninggal karena Herpes

Abigail Rose dan putrinya.(istimewa)
Abigail Rose dan putrinya.(istimewa)

Abigail Rose Friend sedih karena bayinya, Aliza, meninggal dunia setelah usianya baru masuk delapan hari pada Oktober 2018 lalu.

Bayinya meninggal setelah terinfeksi virus HSV-1 atau herpes neonatal yang sebenarnya bisa dicegah.

‘Ciuman Kematian’ diyakini telah membunuh bayinya karena kuman ganas itu memakan paru-parunya dan otak si kecil.

Ibunya, Abigail Rose Friend (19), mengklaim gadis kecil tersebut sehat cuma selama 36 jam sebelum akhirnya dia menjadi lesu, tidak tertarik pada makanan dan mengalami demam.

Bayinya yang baru lahir awalnya sehat, dengan cepat kondisinya memburuk dan mengklaim ada begitu banyak cairan di paru-parunya sehingga dia bisa melihat semua pembuluh darah di bagian dada putrinya.

2. Bayi di AS Meninggal Saat Masih Berusia 18 Hari

Shane dan Nicole Sifrit meninggal karena herpes.(ist)
Shane dan Nicole Sifrit meninggal karena herpes.(ist)

Kejadian ini terjadi pada Juli 2017 silam. Seorang bayi perempuan yang baru berusia 18 hari dikabarkan meninggal dunia pada 18 Juli, di Lowa, Amerika Serikat.

Bayi tersebut meninggal akibat terinfeksi meningitis dari orang lain yang menciumnya.

Orang tuanya, Shane dan Nicole Sifrit pun merasa sangat terpukul dan belum bisa menerima jika kelahiran anak pertama mereka, Baby Mariana yang baru saja lahir ke dunia harus meninggal dunia.

Bayi mereka lahirkan awalnya dilarikan ke rumah sakit setelah terjangkit infeksi herpes yang mengancam jiwa melalui sebuah ciuman. Saat itu wajah Mariana pucat, berhenti makan dan lamban bangun.

Pasangan tersebut mengatakan, Mariana telah terinfeksi meningitis HSV-1, yang disebabkan oleh virus herpes, yang juga bertanggung jawab atas luka dingin yang sempat dialaminya.

Menurut Perpustakaan Kesehatan Johns Hopkins, herpes meningitis dapat disebabkan oleh bakteri, dan dapat ditularkan melalui hubungan seksual atau diteruskan dari ibu yang terinfeksi ke bayi saat melahirkan.

3. Meninggal karena Ayahnya Merokok

Ilustrasi rokok dan bayi.(ist0

Bayi juga harus dihindari dari orang asing yang suka merokok. Jangankan dicium, perokok juga sebaiknya tidak mendekati bayi saat pakaiannya masih bau rokok.

Dilansir eberita, seorang pria berusia 35 tahun asal Malaysia mengingatkan orang tua lain untuk berhenti merokok.

Ia mengucapkan hal tersebut setelah anaknya yang berusia 1 tahun 10 hari meninggal akibat dirinya yang sering merokok.

Dia mengungkapkan, anaknya itu meninggal akibat pneumonia atau radang paru-paru, pada 2016 silam.

4. Kulit Memerah karena Dicium Sembarang Orang

Bayi dari Sophie Bellette mengalami kulit kemerahan dan melepuh.(ist)

Kejadian pada 2016 silam ini dialami Sophie Bellette dari Hobart, Tasmania. Dia melahirkan bayi kembar pada Juli 2016. Salah satunya bayinya yang mengalami luka tersebut.

Sophie mengungkapkan kondisi kulit memerah bahkan membentuk gelembung tersebar di tubuh bayi mungilnya, Leo.

Sementara saudara kembarnya, Archer sama sekali tak memiliki luka kemerahan. Diketahui luka muncul usai kedua bayinya dicium penderita herpes. bayi terkena penyakit kulit.

istimewa

Dilansir dailymail, kejadian ini ia alami usai enam minggu kelahiran bayinya tersebut. Leo sudah dirawat tiga kali di rumah sakit.

Dia sudah menggunakan berbagai obat, seperti krim steroid, antibiotik, fatty ointments, dan krim dermatitis, tapi sama sekali tak mengobati luka kemerahan pada bayi mungilnya.

5. Kulit Melepuh Akibat Dicium

Ilustrasi bayi sakit. (ist)
Ilustrasi bayi sakit. (ist)

Seorang ibu pada 2015 silam, memperingatkan para orang tua agar tidak membiarkan siapa pun mencium bayi mereka di bagian mulut.

Sang ibu, Claire Herderson, mengungkapkan bahwa bayinya terpaksa dirawat di rumah sakit akibat cold sores yang fatal.

Cold sores adalah lepuhan-lepuhan kecil dan menyakitkan yang dapat timbul di sekitar mulut, muka, atau hidung. Penyebabnya adalah virus herpes simplex.

Bayi mungil Claire Henderson, Broke, harus dirawat lima hari di rumah sakit dengan lepuhan mengerikan. Kondisinya bisa menyebabkan kerusakan hati dan otak. Claire kemudian mengirimkan pesan lewat akun Facebook-nya, menginformasikan kepada ibu-ibu lain tentang pengalamannya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini