5 Stadion Ikonik Sarat Sejarah Piala Dunia, Momennya Sulit Terlupakan

stadion bersejarah
5 Stadion Ikonik Sarat Sejarah Piala Dunia, Momennya Sulit Terlupakan. (foto/World Cup Stadium)

Terkini.id – Sepakbola adalah olahraga yang memiliki daya tarik luar biasa, olahraga ini bahkan menjadi olahraga paling popular di dunia. Sepakbola menyajikan berbagai hal yang bisa menghibur utamanya permainan dari tiap tim di atas lapangan.

Sejarah telah membuktikan bagaimana sepakbola selalu menjadi hal yang begitu popular di seantero jagad, apalagi setelah digelarnya turnamen terakbar, Piala Dunia. Orang-orang berbondong-bondong untuk terlibat dan menjadi saksi perhelatan tersebut.

Namun bukan hanya permainan di atas lapangan, nyatanya stadion sebagai tempat penyelenggaraan pertandingan pun selalu menjadi hal yang begitu menarik, apalagi jika telah menorehkan sejarah dalam turnamen akbar seperti Piala Dunia.

Dilansir dari sportskeeda, berikut 5 stadion dengan yang memiliki sejarah kuat pada gelaran piala dunia dan telah menjadi ikon selama beberapa dekade terakhir karena telah menjadi tempat pelaksanaan pertandingan bersejarah.

1. Estadio Azteca (Mexico City, Mexico)

stadion bersejarah
Estadio Azteca. (foto/World Cup Stadium)

Stadion ini merupakan yang terbesar di Mexico, diresmikan pada tahun 1966 dan memiliki kapasitas 87.000. setelah diresmikan, Stadion ini menggelar laga perdana dengan mempertemukan Club America dan Torino fc.

Pada gelaran piala dunia, berbagai laga bersejarah telah terjadi di stadion ini. Penting yang paling diingat adalah gol tangan tuhan yang diciptakan Maradona pada Piala Dunia 1986 dan juga “game of the Century” di Piala Dunia 1970 saat Italia mengalahkan Jerman dengan skor 4-3 pada babak tambahan.

2. Signal Iduna Park (Dortmund, Jerman)

stadion bersejarah
Signal Iduna Park. (foto/Pinterest)

Markas dari klub Borussia Dortmund ini memiliki kapasitas 81.360 dan menjadi yang terbesar ketujuh di Eropa. Berbagai perhelatan besar sudah tercipta di stadion ini. Stadion ini telah menyelenggarakan 10 laga piala dunia dari 2 edisi yakni tahun 1974 dan 2006.

Di stadion inilah Trinidad dan Tobago menjalajni laga debutnya di turnamen Piala Dunia, yang paling diingat tentu ketika Jerman ditumbangkan Italia pada laga semifinal.

3. Santiago Bernabeu (Madrid, Spanyol)

stadion bersejarah
Santiago Bernabeu. (foto/Real Madrid)

Stadion ini diresmikan pada tahun 1947 dan memiliki kapasitas 81.044. Stadion ini merupakan kandang dari Timnas Spanyol dan juga klub besar asal kota tersebut, Real Madrid. Stadion ini telah menyelenggarakan 4 putaran final piala eropa (1957, 1969, 1980 dan 2010)

Laga paling sulit dilupakan dari stadion ini adalah pada laga final 1982. Pada laga tersebut Jerman Barat menghadapi Italia, dan sangat mengesankan Italia mampu unggul 3-1 di partai tersebut atas Jerman Barat.

4. Estadio Centenario (Montevideo, Uruguay)

stadion bersejarah
Estadio Centenario. (foto/FIFA)

Stadion ini diresmikan pada tahun 1930 dan memiliki kapasitas sebesar 78.838. distadion ini tercipta sejarah besar Uruguay pada final Piala Dunia 1930.

Dalam laga tersebut Uruguay menghadapi Argentina di laga final. Uruguay tertinggal 1-2 saat itu, namun dengan Spartan mereka mampu membalikkan kedudukan menjadi 4-2 dan memenangkan turnamen.

Selain itu, stadion ini juga telah menyelenggarakan 4 putaran final Copa America dalam empat dekade yakni 1942, 1956, 1967, 1995.

5. Maracana Stadium (Rio De Janeiro, Brazil)

stadion bersejarah
Maracana Stadium. (foto/Descroll)

Stadion yang diresmikan pada tahun 1950 ini telah menyelenggarakan 2 putaran final piala dunia, yakni 1950 dan 2014.

Di stadion ini Brazil merasakan luka terdalam dalam perhelatan Piala Dunia, dengan system Round Robin, Brazil menempati posisi puncak klasemen, dan di laga terakhir mereka menghadapi Uruguay.

Dalam laga ini Brazil hanya membutuhkan hasil imbang untuk meraih juara. Sempat unggul di babak pertama, Uruguay membalikkan kedudukan dan memenangkan laga dengan skor 1-2.

Pada piala dunia 2014, stadion ini juga menjadi saksi gelar juara Piala Dunia Jerman yang keempat setelah menang atas Uruguay di laga final.

Berita Terkait
Komentar
Terkini