5 Suku Dunia Ini Punya Bentuk Tubuh Mengerikan, Satu Ada di Indonesia

suku unik
5 Suku di dunia ini punya bentuk tubuh mengerikan, salah satunya ada di Indonesia. (foto/idntimes.com)

Terkini.id – Merubah bentuk tubuh dengan tampakan mengerikan, seperti meruncingkan gigi, memperpanjang telinga, bibir piring, gelang leher jerapah dan tambal hidung, bagi beberapa suku di dunia merupakan sebuah daya tarik kecantikan.

Berbagai bentuk modifikasi tubuh tersebut telah dilakukan sebelumnya oleh suku-suku di seluruh dunia, seringkali selama ratusan tahun.

Dilansir dari terselubung, berikut ini 5 suku di dunia yang melakukan beragam modifikasi tubuh.

1. Suku Rikbaktsa

Wanita Suku Rikbaktsa. (foto/detik.com)

Rikbaktsa adalah kelompok etnis yang hidup di hutan hujan Amazon Brasil wilayah Mato Grosso. Kebiasaan pria di suku ini yakni memakai kepingan kayu di telinga mereka agar memanjang.

Selama perayaan ritual pada usia 14 atau 15 tahun, para pemuda dewasa suku Rikbaktsa akan menindik telinga mereka ketika mereka mampu berburu hewan besar dan tahu tentang upacara-upacara tradisional.

2. Suku Apatani

Wanita suku Apatani. (foto/dreamers.id)

Di lembah Ziro di negara bagian Arunachal Pradesh di India timur laut terdapat Suku Apatani. Wanita-wanita suku Apatani dianggap adalah wanita-wanita paling cantik di antara suku Arunachal.

Wanita suku Apatani harus membuat diri mereka terlihat tidak menarik sebagai perlindungan dari suku-suku lain yang memperebutkan mereka karena paras mereka yang sangat cantik.

Maka dari itu wanita Apatani memakai colokan kayu besar di hidung mereka, namun tradisi ini tidak lagi dilakukan oleh generasi muda mereka. Saat ini suku apatani berjumlah sekitar 26.000.

3. Suku Bagobo

Wanita suku Bagobo. (foto/cakrawala.com)

Bentuk modifikasi tubuh yang sangat menyakitkan bagi perempuan di Suku Bagobo adalah meruncingkan gigi yang telah mereka lakukan selama bertahun-tahun.

Karena dianggap sebagai kecantikan maka hal-hal utama dilakukan perempuan di suku Bagobo. Para wanita suku Bagobo di Mindanao, pulau paling timur Filipina, harus menghabiskan banyak waktunya untuk meruncingkan giginya dengan cara dipahat dengan bambu dan kayu.

4. Suku Dayak

Wanita suku Dayak. (foto/ensiklopediaindonesia.com)

Suku Dayak Kenyah, Bahau dan Kayan di Kalimantan Timur, Indonesia, memiliki tradisi memanjangkan telinga. Baik laki-laki maupun perempuan di kalangan orang Dayak Kenyah, memiliki daun telinga yang sengaja dipanjangkan, akan tetapi panjangnya antara laki laki dan perempuan berbeda.

Kaum perempuan boleh memanjangkannya hingga sebatas dada, tapi kaum laki-laki tidak boleh memanjangkan telinganya sampai melebihi bahunya.

Penduduk suku Dayak di zaman sekarang ini tinggal sedikit yang memiliki daun telinga yang panjang, itupun kebanyakan para manula yang berusia di atas 60 tahun.

5. Suku Mursi

Suku Mursi. (foto/bintang.com)

Salah satu daerah paling terisolasi di negara Ethiopia dekat perbatasan Sudan dihuni suku Mursi atau Murzu. Penduduk suku ini adalah penggembala ternak yang hidup nomaden.

Saat ini diperkirakan terdapat 6000 sampai 10.000 populasi penduduk di suku Mursi. Para wanita suku mursi mengenakan piring yang dipakaikan pada bibir bawah mulutnya.

Piring yang dipakai tersebut sebagai tanda bagi daya tahan, kedewasaan dan kecantikan diantara wanita suku mursi.  Wanita di suku ini dianggap memiliki stamina yang tinggi, kaya dan cantik jika piring yang terselip di bibirnya semakin besar.

Berita Terkait