6 fakta Abu Tours lebih jahat dari First Travel

Abu Tours
Ilustrasi (terkini.id/tika)

Terkini.id, Makassar – Bos travel umrah Abu Tours, Hamzah Mamba, ditahan kepolisian setelah ditetapkan tersangka penipuan, penggelapan dan pencucian uang jemaah, Jumat 23 Maret 2018.

Abu Hamzah ditetapkan tersangka setelah sebelumnya kasus penipuan umrah serupa, yakni First Travel juga “meledak”. Bosnya, yakni Anniesa Hasibuan dan Andika Surachman kini berstatus terdakwa.

Meskipun punya skema bisnis yang sama, dan sama-sama menggunakan skema ponzi, Abu Tours sebenarnya lebih dahsyat dibanding First Travel. Baik itu dari sisi banyaknya kerugian, hingga kejahatan yang dilakukan bosnya.

Di media sosial, Bos Abu Tours (AT) mendapat hujatan dari para netizen. Apa saja kejahatan yang dinilai lebih dahsyat dibanding First Travel?

1. Terjerat penipuan, penggelapan dan pencucian uang

Bos Abu Tours, Hamzah Mamba diyakini oleh kepolisian telah melakukan pelanggaran penipuan, penggelapan dan pencucian uang dana jemaahnya.

Sama seperti Bos First Travel, yakni Andika, Anniesa Hasibuan, dan Kiki yang didakwa melanggar pasal 378 KUHP tentang Penipuan, Pasal 372 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 KUHP juncto pasal 64 ayat satu KUHP tentang penggelapan uang dan Undang Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Mirisnya, Abu Hamzah kedoknya cukup lama terbongkar, lantaran penampilannya yang kelihatan religius, punya banyak bidang usaha. Sehingga sulit dipercaya.

2. Jemaah yang tertipu lebih banyak

Jumlah korban jemaah travel First Travel yang gagal berangkat mencapai sebanyak 63.310 orang. Sementara, Abu Tours, menurut audit investigasi Kepolisian dan Kementerian Agama, mencapai hingga 86.720 orang.

3. Telan lebih banyak uang jemaah

First Travel menurut catatan kepolisian, merugikan dana jemaah hingga Rp 905,33 miliar. Angka ini jauh lebih kecil dibandingkan Abu Tours.

Dalam konferensi pers Polda Sulsel, yang digelar pada Jumat 23 Maret 2018 lalu, tercatat uang yang ditilep Abu Tours mencapai Rp 1,8 triliun.

4. Lebih murah

First Travel, disebut menjual paket dengan dengan harga Rp 14,3 juta per jamaah dengan paket reguler Rp 25 juta dan paket VIP Rp 54 juta.

Sementara, menurut hasil investigasi tim satgas investasi, Abu Tours menjual paket umrah dengan harga cuma Rp 12 juta ke para agen. Sedangkan agen menjual Rp 14 juta hingga Rp 16 juta ke jemaah.

5. Minta tambahan Rp 15 juta

Hal yang menarik, ketika Abu Tours mulai dikepung masalah jemaah terancam gagal berangkat, pihak manajemen masih bersikeras meyakinkan Kemenag dan kepolisian bahwa masih mampu memberangkatkan jemaah. Ironisnya, Bos Abu Tours Hamzah Mamba meminta jemaah tersebut menambah Rp 15 juta untuk berangkat. Jemaah bisa menambah cukup Rp 6 juta, akan tetapi dengan mengajak jemaah lain.

6. Beli lamborgini hingga touring Eropa

Jika Bos First Travel Annies Hasibuan disebut gemar pamer barang mewah, Bos Abu Tours Hamzah Mamba tidak terlalu memamerkan. Namun foto-foto instagramnya yang sudah dihapus menunjukkan dirinya yang gemar touring Eropa dengan motor mahal, dan punya mobil lamborgini. Kepolisian mencatat mobil lamborgini tersebut milik Hamzah Mamba.

Berita Terkait
Komentar
Terkini