7 produk tren masa depan yang bisa dimakan dan diminum

Air tanpa kemasan bisa langsung diminum

Terkini.id, – Produk-produk ini akan menjadi tren masa depan dan akan dipakai oleh banyak orang di seluruh dunia karena kemudahan dan ramah lingkungan serta tidak menjadi sampah.

Berikut 7 produk tren masa depan yang bisa dimakan dan diminum

1. Kopi Bening Seperti Air Putih

Kopi bening seperti air

Kopi bening ini bernama CLR CFF dibuat dan didirikan oleh Slovakian David Nagy dan adiknya Adam.

Terinspirasi dari keinginan mereka bisa meminum kopi tanpa membuat gigi menjadi kecoklatan karena efek kopi hitam sehingga mereka mencari solusi dengan menciptakan produk kopi bening ini.

Kopi CLR CFF ini siap minum dan rendah kalori dan terbuat dari biji kopi Arabika. Proses produksinya hanya memakai proses fisika biasa dan tidak memakai bahan kimia sama sekali.

Dalam melakukan uji coba memperoleh kopi bening ini, membutuhkan waktu 3 bulan lamanya, hasilnya kopi bening ini bebas bahan pengawet, stabilizer dan pemanis buatan dan bisa diminum kapan saja sepanjang hari.

Kopi bening ini akan menjadi tren baru penikmat kopi di seluruh dunia.

Siapa tahu orang Indonesia bisa ciptakan dan produksi kopi bening seperti yang berhasil dilakukan Nagy bersaudara.

2. Plastik Aman yang Bisa di Makan

Plastik yang bisa dimakan

Sampah plastik menjadi persoalan banyak orang karena merusak lingkungan. Hal ini yang mendorong sekelompok mahasiswa International Institute for Live Science (i3L) mencoba meneliti dan mengembangkan bahan kemasan yang serupa plastik namun aman dikonsumsi manusia.

Mereka berhasil menghasilkan plasmilk. Bahan serupa plastik yang menggunakan bahan dasar produk turunan susu. Ide tersebut dikembangkan oleh Monica, Firnita, Christina, Adisty, Olivia, Felicia, Yosephine, Gianfranco dan Kevin, yang merupakan bagian akhir dari tugas semester satu perkuliahan di i3L.

Plasmik tersebut bisa dikonsumsi karena berasal dari polimer kasein protein yang terkandung dalam susu sapi.
Cara pembuatan plasmik adalah dengan memanaskan 30ml susu sapi, dan dilakukan tak sampai mencapai titik didih. Setelah itu tambahkan asam sitrat dengan takaran tertentu.

Asam sitrat yang diperoleh dari buah lemon yang diperas sehingga menghasilkan cairan jeruk sebanyak 60ml, kemudian ditambahkan air agar keasaman berkurang dari 0,3 mol satuan atom menjadi 0,1 mol perliter. Pencampuran susu dan asam sitrat menghasilkan gumpalan adonan yang akhirnya menjadi bahan dasar plasmik.

Menurut hasil penelitian Departemen Pertanian AS, kualitas kantong plastik berbahan dasar susu 500 kali lebih baik daripada plastik umumnya sehingga bisa mencegah oksigen dari luar masuk ke dalam , jadi bisa digunakan untuk melindungi makanan yang ada di dalam dari udara luar.

Kedelapan mahasiswa tersebut berencana membuat bisnis untuk pemasarannya. Prototipe plasmik tersebut akan mereka terus kembangkan dan akan diperkenalkan di pameran dan di mal-mal.

Mereka akan terus mengembangkan versi plasmilk yang lebih murah, dengan biaya bahan baku yang bisa ditekan misalnya menggati bahan baku susu sapi cair dengan kalsium kasein dari ekstrak protein susu sapi berbentuk bubuk.

Hasil penemuan mahasiswa i3L tersebut menjadi solusi terbaik dari ancaman limbah plastik yang semakin hari semakin menjadi masalah serius untuk ditangani.

3. Sendok yang Bisa di Makan

Sendok yang bisa dimakan

Ide ini muncul dari Narayana Peesapaty seorang pria asal India yang berhasil menciptakan sendok yang bisa dimakan.

Tahun 2010, Peesapaty mengembangkan sendok yang bisa dimakan terbuat dari tepung beras dan tepung gandum.

Dalam waktu yang singkat perusahaannya Bakey’s , tempat Peesapaty bekerja berhasil menjual 1,5 juta sendok yang terbuat dari tepung beras dan gandum.

Sendok yang bisa di makan terus diproduksi, meskipun menurut Peesapaty, sendok tersebut bertahan paling tidak 20 menit ketika menyendok makanan dan minuman panas.

Sendok tersebut tersedia dalam bermacam rasa seperti rasa jahe, bawang putih, seledri, lada hitam, mint dengan masa kadaluarsa sekitar 2 tahun.
Jika tidak di makan bisa dibuang dan sendok ini bisa terurai dalam waktu empat hingga lima hari.

Penemuan ini merupakan terobosan baru untuk mengurangi sampah sendok plastik di seluruh dunia.

4. Sumpit yang Bisa di Makan

Sumpit yang bisa dimakan

Sumpit merupakan alat makan kebanyakan bangsa Jepang. Baru-baru ini, Marushige Confectionery yang berbasis di Nagoya mengembangkan produk sumpit yang dapat di makan. Tampilannya mirip dengan sumpit kayu. Sumpit dari Marushige ini cukup kuat mengangkat makanan dari atas piring dan tidak terlalu keras seperti sumpit dari kayu.

Sumpit yang bisa di makan ini terbuat dari Igusa, jenis alang-alang yang biasa digunakan untuk membuat lantai dan tikar tradisional di Jepang (Tatami). Igusa yang tumbuh di Prefektur Kumamoto, di pulau selatan Kyusu.

Meskipun sumpit ini bisa di makan tetapi karena Marushige secara terbuka mempromosikan kepada masyarakat ‘rasa tatami’ yang pahit dari rumput kering sehingga masyarakat ogah memakannya.

Namun sudah ada dua restoran di Tokyo yang bersedia melakukan uji coba dengan memberikan kepada pelanggan sumpitnya untuk bisa di makan.
Bagaimana ya rasanya ?

5. Mie Udon yang Bisa Menyala

Mie udon yang bisa menyala

Satu lagi kreasi unik mie terobosan dari Jepang, mie udon yang bisa menyala karena memiliki warna warni yang terang seperti, biru, hijau, ungu.

Seorang koki pria dari Jepang bernama Kurare Raku berhasil membuat mie udon warna neon yang bisa menyala dalam gelap.

Kurare Raku, memamerkan hasil karyanya tersebut melalui twitternya, menurutnya dia terinspirasi dengan game yang menampilkan warna warni neon.

Mie udon yang disebut mie elektrik, ini dibuat dari bahan kimia fluoresensi dasar seperti pewarna coccine baru dan riboravlin untuk memberi warna mie.

Kurare mendalami biokimia dan mempelajari senyawa makanan dan aditif makanan, dia juga penulis buku tentang perpaduan makanan dan bahan kimia.

6. Buku resep yang bisa di masak

Buku resep masakan yang bisa dimasak

Memasak menjadi tidak sulit lagi berkat adanya penerbit buku yang menerbitkan buku resep masakan.

Belum lama ini sebuah video promosi unik buku resep yang bisa di makan yang diterbitkan oleh salah satu merek makanan beku .

Dalam video tersebut, buku resep masakan tidak sekedar dibaca, dalam buku resep berisi bumbu dan bisa dimasak.

Stouffer’s, salah satu merk makanan beku yang terkenal dengan olahan produk daging tanpa lemak. Lasagna dan makaroninya membuat video ini.

Produk yang ramah lingkungan dan cocok untuk para pencinta lingkungan dan penggemar daur ulang yang suka memasak, diperkenalkan dalam rangka promosi lembar pembungkis isi bumbu sajian dari anak perusahaan Nestle ini.

Dalam video tersebut, lembaran diambil dan digunting sedikit di sisi atas dan bawahnya untuk membuka lembaran besar yang sudah dibumbui. Sepotong dada ayam diletakan di atas lembaran berbumbu yang dilipat menyelimuti dada ayam tersebut. Kemudian ayam yang terbungkus diletakkan di atas wajan dan dimasak hingga matang, setelah itu pembungkus dibuka dan sajian ayam siap disantap.

Buku resep tersebut tidak dijual secara umum hanya dijual di toko-toko tertentu.

7. Air Minum Tanpa Kemasan

Air tanpa kemasan

Botol kemasan air minum merupakan sampah lingkungan yang menumpuk dan menjadi ancaman serius untuk dunia saat ini.

Belum lama ini, sekelompok insinyur dari Skipping Rocks Lab London berhasil mengembangkan kemasan air minum yang ramah lingkungan dan bisa dikonsumsi.

Kemasan yang diberi label nama The Ooho! tersebut dibuat menyerupai gelembung seukuran mulut dan berbahan utama ganggang (algae) yang bisa dimakan dan bersifat sangat mudah terurai.

Bentuk The Ooho! Bulat kenyal ini menjadi alternatif untuk botol dan gelas plastic.

Saat ini produk The Ooho! masih terus diupayakan untuk bisa dijual secara umum dan dinikmati oleh banyak orang

Berikut video by Jos TV via On the spot : 7 produk masa depan yang bisa dimakan di bawah ini :

Komentar

  • Kontak Informasi Makassarterkini
  • Redaksi: redaksi@makassarterkini.com
  • Iklan: iklan@makassarterkini.com