Abu Tours tunda pemberangkatan jemaah saat biaya umrah naik

Terkini.id, Makassar – Komponen biaya umrah di awal tahun 2018 naik. Ini menjadi alasan perusahaan travel umrah murah, menunda keberangkatan jemaahnya. Salah satunya Abu Tours.

Abu Tours, mendapat protes dari jemaahnya, karena pemberangkatan umrah yang tertunda. Jemaah tersebut rata-rata membayar Rp16 juta per orang.

Menurut penjelasan manajemen yang dikirim ke calon jemaah, penundaan dilakukan karena adanya penyesuaian pajak progresif. Sehingga, sejumlah calon jemaah yang sedianya berangkat pada Januari, tertunda ke Februari.

Bagaimana penerapan pajak progresif itu? Kepala Kantor Imigrasi Makassar, Andi Pallawa Rukka, menyebut, memang akhir-akhir ini banyak pengusaha travel yang menghubunginya.

“Banyak travel umrah yang sering bertanya. Katanya tambahan biaya (visa) progresif. Itu berlaku untuk jemaah yang berangkat kedua kalinya dalam setahun. Saya juga baru dapat informasi dari travel,” terang Andi Pallawa Rukka kepada terkini.id, Selasa 16 Januari.

Pemerintah Arab Saudi sebenarnya telah membatalkan kenaikan biaya visa tersebut, akhir 2016 silam.

Akan tetapi, pada awal tahun ini, pemerintah Arab mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 5 persen, dan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) di negaranya.

Kenaikan PPN dan BBM itu yang bakal lebih banyak mempengaruhi biaya umrah di tahun 2018 ini. Khususnya hotel, sewa kendaraan, termasuk maskapai.

Sekjen Association of International Islamic Tourism, Muh Wadi, membenarkan, kenaikan PPN memang mempengaruhi biaya umrah. “Tarif hotel, perjalanan, ikut naik. Termasuk dolar juga sedang naik. Travel yang menerapkan biaya murah yang diberatkan,” jelas dia.

Hingga berita ini diturunkan, Owner Abu Tours, Hamzah Mamba belum merespons konfirmasi terkini.id. Sementara, koordinator handling jemaah, Abdan, tidak bisa memberi keterangan terkait jemaah yang tertunda.

“Mohon maaf saudara, kalau masalah ini saya kebetulan sudah tiga bulan terakhir orientasi banyak di bandara.  Jadi saran saya coba ke manajamen,” jelas Abdan.

Dia juga tidak bisa mengarahkan ke pejabat terkait yang bisa memberi jawaban resmi. “Takutnya nanti salah orang,” katanya.

Salah satu jemaah Abu Tours, AY, membenarkan, pemberangkatan umrah Abu Tours tertunda. “Jadwalnya bulan Januari. Tetapi, ditunda hingga Februari 2018. Katanya karena ada penyesuaian pajak progresif dari Arab Saudi,” terang AY, kepada terkini.id, Selasa 16 Januari.

Berita Terkait
Komentar
Terkini