Ada 17 Juta DPT Tak Wajar, Relawan Prabowo Diminta Waspada Jika Mati Lampu

Terkini.id, Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, terus mempersoalkan adanya dugaan 17 juta DPT tak wajar.

Dugaan sebanyak 17 juta DPT tak wajar itu lantaran BPN menemukan berbagai keanehan.

“Misalnya dalam 1 TPS yg menampung maksimal 300 pemilih ternyata ada 228 orang yg punya tanggal lahir yg sama yakni 1 Juli. Ini jumlahnya ribuan TPS,” ungkap Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dian Islamiati Fatwa melalui keteangan tertulisnya.

Bahkan, menurut dia, ada yang tanggal lahirnya sama dengan Isa Almasih, dan punya DPT, sampai sekarang belum meninggal dan bisa nyoblos.

“Apa mungkin orang bisa hidup lebih dari 2000 tahun? Opo tumon?” katanya lagi.

Selain dugaan tersebut, ada juga dugaan data invalid di lima provinsi yakni Jatim, Jateng, Jabar, Banten dan DKI sebanyak 18.831.149.

“Ada data kembar misalnya satu NIK, tapi dipakai untuk 2 DPT. Jal piye apa kita tdk curiga,” ketusnya.

Intinya, menurut dia, ada ketersediaan data sebanyak 17,5 juta DPT yg berkode khusus, yang rawan manipulasi.

“Terlebih sistem IT KPU belum memiliki standard keamanan ISO 27001 dan tidak ada ISO 9000(QMS) sehingga memungkinkan surat suara jatuh ke pihak yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.

Sebelumnya, KPU sendiri telah menerima aduan BPN tersebut, bahkan sudah melakukan pertemuan hingga tujuh kali sejak 15 Desember tahun lalu.

Akan tetapi, dari 17,5 juta tersebut, baru 1 juta data DPT yang bisa dibereskan. Sementara, menurut Dian, masih ada sebanyak 16,5 juta DPT lainnya datanya masih tidak wajar.

Imbau Relawan Perketat Pengawasan

Menurut dia, DPT tak wajar itu bisa berakibat fatal pada rekapitulasi suara pemilu.

“Muncul pemilih hantu yang membuat jumlah pemilih pasangan calon tertentu melonjak.

“Karena itu kawal TPS, curigai bila lampu tiba-tiba mati, karena di situlah tiba-tiba kerawanan muncul, data bisa berubah ketika listrik menyala kembali,” imbaunya.

“Catat dan videokan setiap hasil penghitungan suara sebagai bukti,” katanya.

“Jangan lupa tetap jaga persaudaraan, kawan kita di sebelah adalah Indonesia juga!” pungkas Dian.

KPU: Data 17,5 Juta DPT itu Valid

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum menyampaikan bakal menyerahkan laporan tertulis terkait kejanggalan 17,5 daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 kepada BPN Prabowo-Sandiaga minggu ini.

Komisioner KPU Viryan Aziz seperti dilansir dari merdeka.com, mengatakan pihaknya sudah bisa mengirimkan laporan itu jika proses penyusunan rampung dalam waktu cepat.

Menurut dia, laporan yang tertulis akan diperiksa bersama-sama dengan BPN guna mengklarifikasi persoalan DPT invalid.

“Sedang kami susun laporannya. Laporan sedang kami selesaikan, karena banyak sekali, perlu waktu. Janjian kita sih hari Minggu, tapi kalau lebih cepat lebih baik,” terang Viryan, Jumat 12 April 2019.

Berdasarkan fakta di lapangan, KPU menemukan data 17,5 juta tersebut cocok dengan DPT dirilis.

“Kami temukan mereka valid dan hampir 100 persen ada. Kami siapkan surat jawabnya, lengkap ada dokumen foto dan KTP setiap orangnya,” jelas Viryan.

Oleh karena itu, Viryan menilai adanya dorongan untuk menghapus 17,5 juta DPT diduga invalid ini adalah saran yang fatal. “Dihapus bagaimana? Ngapus 100 ribu saja bisa ribut,” ujar Viryan.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

Hajj Journey 2

ADA indikasi kuat bahwa haji atau amalan-amalan ritual di Tanah Haram sudah ada sejak awal turunnya manusia ke bumi ini. Hal itu terbukti dengan jejak-jejak
Opini

Hajj Journey

SAAT ini umat Islam di seluruh dunia bersiap-siap menyambut datangnya bulan haji. Bahkan saat ini pun musim haji yang penuh hiruk pikuk itu telah
Opini

Seni Perang Sun Tzu

UMUM menerima Sun Tzu sebagai jenderal besar, ahli strategi militer, dan ahli filsafat. Ia dipandang sebagai penulis buku klasik “The Art of War” yang
Opini

Sebab Kita Semua adalah Garuda

HARI ini kita menyaksikan sebuah peristiwa bersejarah. Setelah semua kontestasi yang membuat bangsa ini terpolarisasi. Setelah hiruk pikuk perdebatan bahkan caci maki di media
Opini

Legalitas vs Moralitas

DALAM mendefenisikan kebenaran itu harus ada dua hal yang mendasari. Dasar legalitas (hukum) dan dasar moralitas (etika). Keduanya boleh jadi saling mengikat.Hukum tanpa moralitas
Opini

Keputusan Itu

SEBUAH keputusan itu tidak selamanya menyenangkan. Jangankan keputusan manusia, yang seringkali penuh dengan intrik kepentingan dan manipulasi.Keputusan Allah saja, jika tidak sesuai keinginan dan
Bisnis

Tutupnya Gerai Giant

GIANT itu dimiliki oleh Group Hero. Hero sendiri didirikan oleh MS Kurnia pada 23 Agustus 1971, namanya Hero Mini Supermarket yang bertempat di Jalan
Opini

Libra Bitcoin, Mata Uang Baru dari Facebook

BITCOIN memang belum bisa meruntuhkan mata uang. Bahkan sempat melemah. Tapi beberapa hari terakhir ini on fire lagi. Gara-gara Facebook bikin kejutan: meluncurkan 'mata