Ada Bercak Darah dan Luka Bekas Benda Tumpul di Kepala Mayat Mahasiswa Unhas

Mahasiswa Kedokteran Hewan Unhas, Ahmad Taqwa alias Wawan (21) ditemukan meninggal di dalam rumah tempat kostnya yang terletak di Jalan Kerabat, Kera Kera Kecamatan Tamalarea.

Terkini id,Makassar – Mahasiswa Kedokteran Hewan Unhas bernama Ahmad Taqwa alias Wawan (21) ditemukan sudah tak bernyawa di dalam rumahnya di Jalan Kerabat Kampung Kera-kera Kecamatan Tamalanrea.

Kematian pemuda ini pun cukup misterius pasalnya saat mayat Ahmad ditemukan di lokasi juga ada bercak darah. Mayat ditemukan sekitar pukul sekitar 22.30 Wita malam tadi.

Namun yang janggal, korban Ahmad ditemukan dalam posisi terapung di kolam di dalam rumahnya.

Mayat korban ditemukan pertama kali oleh Muhamad Sadiq (25), yang merupakan sepupunya.

Kapolsek Tamalanrea Kompol Syamsul Bachtiar mengatakan menurut dari keterangan saksi jika saat itu saksi melihat korban dalam kondisi terlentang di kolam ikan Pondok Garuda hanya mengenakan celana.

“Anggota masih melakukan penyelidikan penyebab kematian korban sehingga hasilnya belum bisa diketahui,” kata Bachtiar.

Sementara itu Kepala Kepolisian Resort Besar (Kapolrestabes) Makassar Kombes Pol Irwan Anwar setelah mendapat informasi langsung bergerak kelokasi tempat kejadian

Perwira tiga bunga melati ini setiba di TKP langsung panjat dari belakang rumah yang ditinggali korban dengan menggunakan tangga.

Dari sini kemudian memanjat lagi dari mobilnya lalu naik ke pagar tembok lantaran pintu pagar di TKP dalam kedaan tergembok.

“Kami menduga ada yang tak wajar dalam kematian korban sehingga kami turun langsung melakukan penyelidikan. Kami masih dalami penyebab kematian korban,” tuturnya.

Menurut mantan Unit ciber Mabes Polri ini bahwa dugaan kekerasan tersebut  berdasarkan tanda-tanda kekerasan yang ditemukan di tubuh korban tepatnya pada bagian kepala belakangnya.

“Ada dugaan tak wajarlah pertama saat dikakukan olah TKP ditemukan bercak darah di area kolam, darah itu menjadi petunjuk dalam penyelidikan yang kami lakukan.Tapi ini baru dugaan saja. Otopsi bisa kami lakukan apabila kasus ini terungkap dan dari kewenangan penyidik,” beber Irwan.

Sementara itu, Perwira Urusan Kedokteran Forensik Biddokkes Polda Sulsel (Faur) AKP Sulkarnain mengatakan, bahwa setelah pihaknya melakukan olah TKP terdapat luka pada kepala bagian belakang korban terdapat luka bekas terkena benda tumpul

“Di bagian kepala korban terdapat luka bekas terkena benda tumpul. Dari informasi yang kami peroleh bahwa korban ini baru lepas dari KKN yang semestinya ia pulang kampung. Namun karena ia ada tugas penting sehingga korban memeriksa hewan yang berada di tempat lain. Otopsi kami bisa lakukan jika penyidik memintanya,” kata dia.

Komentar

Rekomendasi

Lagi, Gadis Sulsel Dilamar dengan Mahar Ditaksir Rp12 miliar

Kenalan di Media Sosial, Ini Alasan Fachry Pahlevi Lamar Putri Bupati Jeneponto dengan Mahar Fantastis

Mahar Pernikahan Putri Bupati Jeneponto dan Anak Bupati Konawe Ditaksir Senilai Rp12 Miliar

Viral, Siswa SMA Ini Menangis Histeris Lihat Kucing Kesayangannya Meninggal Kejang-kejang

Dilamar dengan Mahar 12,5 Hektar Lahan Nikel, Berapa Uang Panaik Anak Bupati Jeneponto?

Pria Gondrong yang Ngamuk di Sekolah Sambil Sebut Nama Menhan ‘Disidang’ Relawan Prabowo

Sinergi bersama Telkom Group, Telkomsel Dukung Gerakan #IndonesiaButuhAnakMuda

Bawa-bawa Nama Prabowo, Pria Ini Ngamuk di Sekolah karena Tak Dikasi Duit

Istimewanya HUT ke-60 Barru: Menteri, Gubernur, Pangdam, Kapolda hingga Ketua DPRD Hadir

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar