Ade Armando Disebut Sudah Mati, Politisi PSI: Bahaya Betul Provokasi, Kadrun Level Atas!

Terkini.id, Jakarta – Melalui sebuah cuitan di akun media sosial, Politisi PSI Muannas Alaidid menyoroti kasus pengeroyokan Ade Armando (AA) yang disebut kalau sudah mati.

Diketahui, hal tersebut bermunculan saat dirinya menanggapi sebuah pemberitaan dengan judul ‘Polisi Tangkap Penyebar Video “Ade Armando Sudah Mati”.’

Lantas dalam cuitannya, Muannas mengatakan bahwa provokator bernama Arif Ferdini sudah bahaya. Bahkan ia menyebutnya sebagai kadrun level atas.

Baca Juga: Polisi Pastikan Tak Ada Perlakuan Khusus Terhadap Roy Suryo

“Ngaku ditembakin petugas, Sebut AA sudah mati, bahaya betul provokasi dan sebarkan berita bohongnya, kadrun level atas,” ujar Muannas dari Twitter @muannas_alaidid.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan pihak kepolisian telah menangkap satu pelaku yang memprovokasi dalam insiden pengeroyokan terhadap Ade Armando bersamaan aksi 11 April kemarin.

Baca Juga: Roy Suryo Ajukan Permohonan Pengangguhan, Polisi: Permohonan Ada Ditangan Penyidik!

Zulpan mengatakan pelaku tersebut di luar enam tersangka utama yang sebelumnya sudah ditetapkan oleh kepolisian. Adapun pelaku yang berhasil ditangkap bernama Arif Ferdini.

“Disamping enam pelaku utama pemukulan dan pengeroyokan ini, ada juga satu orang pelaku lain yang di luar dari enam ini, yang telah kita tangkap atas nama Arif Ferdini,” kata Zulpan saat jumpa pers di Polda Metro Jaya. DIkutip dari Populis, Jumat, 15 April 2022.

Berdasarkan video yang beredar, Arif memang terlihat membuat video dari kamera depan sambil melontarkan kalimat provokatif, bahkan sempat menyebut Ade Armando sudah mati.

Baca Juga: Roy Suryo Ajukan Permohonan Pengangguhan, Polisi: Permohonan Ada Ditangan Penyidik!

Zulpan mengatakan Arif berhasil ditangkap di salah satu wilayah di DKI Jakarta.

“Kita tangkap di Jakarta, ini yang kalau terlihat di video yang beredar di medsos, yang bersangkutan ini melakukan provokasi, diantaranya mengeluarkan kata-kata Ade Armando sudah mati,” katanya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Arif guna mendalami motif dari pelaku dalam melakukan provokasi.

Ngaku ditembakin petugas, Sebut AA sdh mati, bahaya betul provokasi dan sebarkan berita bohongnya, kadrun level atas.

Bagikan