Ade Armando Sindir Muslim Pribumi Soal Donasi Akidi Tio, Geisz Chalifah: Bajingan Berselimut Dosen

Terkini.id, Jakarta – Pegiat budaya, Geisz Chalifah mengecam Host Cokro TV, Ade Armando yang menyinggung muslim pribumi soal donasi pengusahan keturunan Tionghoa, mendiang Akidi Tio.

“Ade Armando tersangka, pecundang, bajingan berselimut dosen,” katanya melalui akun Twitter GeiszChalifah pada Senin, 2 Agustus 2021.

“Muka tembok. Otak luh yang sebenarnya diskriminatif dan Intoleran,” tambahnya dengan memakai tagar “Liberal Udik”.

Baca Juga: Minta Tolong ke Jokowi, Ade Armando: Mohon Cegah Kehancuran UI

Bersama cuitannya, Komisaris Ancol itu melampirkan potongan video Ade Armando yang membahas soal donasi Rp2 triliun Akidi Tio.

Ade Armando mengaku senang dengan teladan keluarga Akidi Tio yang menyumbangkan hartanya untuk penanganan pandemi.

Baca Juga: Ade Armando: Kami Harap Pak Jokowi Turun Tangan Cegah Kehancuran...

“Ini jadi satu tambahan contoh yang bisa saya gunakan untuk menantang kelompok-kelompok muslim pribumi yang suka sekali menjelekkan Tionghoa,” kara Ade.

“Saya akan bilang, ini sumbangan pengusaha Tionghoa, mana sumbanganmu?” lanjut dosen komunikasi Universitas Indonesia itu.

Sebelumnya, ramai diberitakan bahwa anak Akidi Tio, Heriyanti dijemput kepolisian karena ada masalah terkait donasi Rp2 triliun.

Baca Juga: Soal Pendemo Anies yang Itu-Itu Aja, Geisz Chalifah Singgung Kedengkian...

Akibatnya, muncul pula banyak spekulasi bahwa donasi Rp2 triliun tersebut adalah hoaks atau prank semata.

Dilansir dari Kompas, Dir Intelkam Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Ratno Kuncoro sendiri yang menyebut bahwa Heriyanti telah menjadi tersangka terkait kasus hoaks sumbangan Rp2 triliun.

Akan tetapi, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Selatan, Supriadi membantah pernyataan Kombes Pol Ratno tersebut.

“Tidak ada prank. Pada hari ini, ibu Heriyanti kita undang ke Polda. Perlu digarisbawahi, kita undang bukan kita tangkap. Kita undang untuk datang ke Polda untuk memberikan klarifikasi terkait penyerahan dana Rp2 triliun melalui bilyet giro,” kata Supriadi Senin, 2 Agustus 2021.

Bagikan