Ajaib, Pria Ini Masih Hidup Meski Kepalanya Tertembus Besi

Tertembus Besi
Ilustrasi kepala tertembus besi. (foto: jejamo.com)

Terkini.id – Keajaiban pada manusia bisa terjadi di mana saja, kapan saja, dan pada siapapun. Keajaiban inilah yang terjadi pada seorang pria asal Balaghat India Tengah, Sanjay Bahe (21).

Dilansir dari Mirror, pria ini baru saja mengalami kejadian nahas dimana kepalanya tertembus besi saat ia sedang mengerjakan pekerjaan di sebuah proyek konstruksi.

Ketika sedang melakukan pekerjaannya, Sanjay terjatuh dari sumur dan tanpa diduga sebuah batang besi menusuk kepalanya dari bagian kanan hingga menembus bagian kiri kepalanya.

Beberapa saat kemudian, ia pun dilarikan ke rumah sakit setempat. Menurut laporan Mirror, pria tersebut langsung menjalani operasi oleh tim ahli bedah saraf yang dipimpin Dr Pramod Giri.

Operasi yang berjalan sekitar 1,5 jam itu dilakukan untuk mengangkat batang besi yang menancap kepala Sanjay.

Saat besi dilepas, Sanjay tidak mengalami pendarahan

Tertembus Besi
X ray memperlihatkan kepala Sanjay tertembus besi. (foto: Mirror)

Namun setelah operasi yang dilakukan, tim dokter terkejut karena saat besi itu dilepas dari kepalanya, Sanjay tidak mengalami pendarahan dan cedera serius.

“Memberikan anestesi kepada pasien dalam kasus seperti itu sulit. Kami melakukannya dengan benar dengan menempatkan intubasi untuk mempertahankan saluran vital di otak selama operasi,” kata Dr Giri, dikutip dari Mirror, Kamis, 18 April 2019.

“Aku melakukan operasi dengan sangat hati-hati sehingga tidak ada kerusakan pada struktur di sekitarnya,” sambungnya.

Dr Giri juga mengungkapkan bahwa satu komplikasi bisa menyebabkan meningitis pada pasien.

“Untungnya, dia baik-baik saja setelah operasi, dan kami juga berhati-hati untuk mencegah meningitis,” ujarnya.

Komentar
Terkini
News

Innalillah, Mertua Wabup Jeneponto Meninggal Dunia

Terkini.id,Jeneponto - Innalillahi wainnailaihi rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah mertua Wakil Bupati Kabupaten Jeneponto, H Saparuddin Daeng Nai.Almarhum menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit