Akan Ditertibkan, FRK dan Pedagang Pasar Karisa Unjuk Rasa

Fraksi Revolusi Keadilan (FRK) kembali mendampingi Pedagang Pasar Karisa Turatea Kabupaten Jeneponto untuk melakukan aksi unjuk rasa dalam menyampaikan aspirasinya di depan kantor Perindag Jeneponto, Rabu, 20 November 2019/Syarief

Terkini.id, Jeneponto – Fraksi Revolusi Keadilan (FRK) kembali mendampingi Pedagang Pasar Karisa Turatea Kabupaten Jeneponto untuk melakukan aksi unjuk rasa dalam menyampaikan aspirasinya di depan kantor Perindag Jeneponto, Rabu 20 November 2019.

Puluhan pengunjuk rasa tersebut melakukan gerakan demonstrasi untuk menyampaikan aspirasinya terkait pembagian kios dan penertiban para penjual makanan dan minuman.

Dalam orasinya, pengunjuk rasa menyampaikan beberapa pernyataan sikapnya.

“Kami minta Kepada Kadis Perindagtamben dan Kadis Perhubungan Jeneponto untuk menghentikan rencana penertiban pasar yang tidak berpihak kepada pedagang kecil,” tegas anggota FRK, Alim Bahri

Selain itu, pengunjunjuk rasa mendesak Bupati Jeneponto untuk mencopot Kepala Dinas Perindagtamben Jeneponto.

Menarik untuk Anda:

“Kami juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan dugaan adanya tindak pidana dalam pendistribusian kios dan pembangunan/rehabilitasi pasar,” ujarnya

Usai berorasi di depan kantor Dinas Perindag, pengunjunjuk rasa diarahkan ke kantor Bupati tepatnya di ruang Wakil Bupati Jeneponto.

Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasir, mempertemukan pengunjunjuk rasa dan pengurus asosiasi pedagang pasar Karisa dan Kepala Pasar, meminta agar pembagian kios di pasar Karisa harus prioritaskan pedagang lama.

“Saya tidak ingin dengar ada pedagang lama yang tidak dapat, untuk itu Asosiasi pedagang pasar Karisa harus mendata dengan baik pedagang lama,” kata Paris

Sementara Kapolres Jeneponto AKBP Ferdiansyah yang hadir dalam pertemuan itu berharap agar pedagang pasar dan asosiasi pedagang serta kepala pasar dapat terus berkomunikasi terkait pembagian kios itu.

“Kalau saya simak, apa yang diaspirasikan dan diungkapkan dalam pertemuan sebelumnya tujuannya sama, hanya kurang koordinasi dengan semua pihak terkait yang kurang, untuk itu perbaiki hal itu dan jangan sekali-kali ada yang berbuat hal yang bisa mengarah ketindak pidana, karena itu akan kami tindak tegas,” tegas AKBP Ferdiansyah

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Kasus Covid-19 Meningkat, Ketua TP PKK Jeneponto Minta Kadernya Aktif Edukasi Masyarakat

Kasus Corona di Jeneponto Kian Bertambah, Sekolah ini Tetap Laksanakan Upacara

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar