Aksi warga Aceh siram sepasang kekasih dengan air comberan viral di media internasional

Terkini.id – Di desa Kayee Lee, Aceh, dua anak muda diseret ke jalanan umum lalu disirami dengan air selokan berwarna hitam kental. Air itu langsung disirami pada bagian kedua kepala mereka di hadapan banyak orang.

Setelah dipermalukan di depan umum, lalu kedua pasangan ini kemudian diberi waktu membersihkan diri di sungai sebelum dibawa ke kantor polisi.

Kejadian ini tersebar luas di internet, dan dilansir media internasional seperti The Guardian. Pasangan itu rupanya dinyatakan bersalah secara sepihak oleh warga setempat, karena dicurigai melakukan aktivitas yang tabu di rumah sang lelaki, lantaran cuma berduaan di dalam rumah tersebut.

Dilansir dari The Guardian, kedua orang tua pemuda lelaki itu sempat menyaksikan secara langsung kejadian penyiraman itu setelah mereka pulang dari desa tetangga.

Mereka bahkan diancam bahwa rumah mereka akan dihancurkan akibat dari perbuatan anak mereka. Tidak habis di situ, keduanya dituntut untuk membayar kompensasi sebesar Rp 1 juta beserta seekor kambing. Jika tidak, mereka akan diusir dari desa.

Baca juga:

Meskipun di daerah itu menerapkan syariat islam, tidak seharusnya warga melakukan aksi main hakim sendiri. Sayangnya, kejadian serupa sudah terjadi beberapa kali di Aceh.

Secara legal, Provinsi Aceh diberikan hak untuk menjalankan hukum Syariat Islam dan menjadi satu-satunya provinsi yang diberikan hak tersebut.

Salah satu aturan yang cukup kontroversial adalah hukuman cambuk di ruang publik yang hingga sekarang masih menjadi polemik dalam masyarakat karena tidak sesuai dengan Pergub Nomor 5 Tahun 2018 yang mengatur bahwa hukuman cambuk hanya boleh dilakukan di dalam lembaga pemasyarakatan.

Namun akankah peraturan ini sudah sesuai dengan keinginan masyarakat Aceh? Masih banyak pro-kontra yang dapat mendorong penghapusan peraturan ini.

Komentar

Rekomendasi

Berita Gembira, Baju APD Buatan Indonesia Lolos ISO 16604 Class 3

Pasien Sembuh COVID-19 Capai 6.492, Kasus Positif Bertambah 678 Orang

Bappenas Susun Protokol Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19

Tetap Produktif di Tengah Pandemi Covid-19, Nantikan Skenarionya

Pasien Positif Corona di Indonesia Bertambah 687, Terbanyak dari Jawa Timur

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar