Terkini.id, Jakarta – Al-Qaeda mengancam akan melakukan balas dendam kepada India setelah politisi dari partai yang berkuasa dianggap telah menghina Nabi Muhammad SAW. Pihak kepolisian India di seluruh negara itu berada dalam siaga satu.
Al-Qaeda di Anak Benua India (AQIS) merilis sebuah surat pada hari Senin yang mengatakan negara bagian Delhi, Mumbai, Uttar Pradesh dan Gujarat akan menjadi sasaran.
Pada Hari Senin sebuah surat yang dirilis oleh Al-Qaeda di Anak Benua India (AQIS) yang berbunyi negara bagian Delhi, Mumbai, Uttar Pradesh dan Gujarat akan menjadi sasaran.
Kelompok tersebut bersumpah untuk menggunakan anak-anak sebagai pelaku bom bunuh diri, dan menyerang politisi Hindu yang tinggal di kompleks yang dibentengi.
Pemerintah India mengatakan mereka menanggapi ancaman itu dengan serius, dan polisi di negara bagian yang berada dalam daftar surat ancaman sedang dalam siaga tinggi.
- Organisasi Teroris Al-Qaeda Minta Umat Islam Jangan Nonton Piala Dunia 2022
- Kepala PPATK: ACT Patut Diduga Terkait dengan Jaringan Al-Qaeda, Kuasa Hukum Ahyudin: Itu Semua Fitnah
- Ultimatum Taliban, Jika Tak Diakui akan Timbul Masalah Dunia
- China Tuding Amerika dan Sekutunya Lakukan Pelanggaran HAM di Afghanistan
- Film 12 Strong, Menyorot Sisi Suram Afghanistan di Bawah Bayang-bayang Taliban
Juru bicara nasional Partai Bharatiya Janata (BJP) India Nupur Sharma atas komentar yang menghina Nabi Muhammad SAW memicu gelombang kemarahan Muslim global.
Pada tanggal 26 Mei lalu, Sharma mengambil bagian dalam debat di televisi dan mengungkapkan pandangannya tentang Nabi Muhammad SAW dan istrinya Aisyah. Video itu kemudian menjadi viral, dan dikutuk oleh banyak umat Muslim sebagai penistaan.
Sharma kemudian meminta maaf di Twitter, mengklaim bahwa dia tidak pernah bermaksud menghina keyakinan agama siapa pun. Wanita berusia 37 tahun itu bersikeras bahwa komentarnya sebagai tanggapan atas penghinaan dan ketidakhormatan yang terus-menerus terhadap dewa Hindu Mahadev yang dibuat selama debat.
“Dengan ini saya menarik pernyataan saya tanpa syarat,” tukasnya seperti dikutip Sindonews.com Kamis 9 Juni 2022.
Klarifikasi dan permohonan maaf yang disampaikan gagal memadamkan kemarahan umat Muslim, yang telah menyebar jauh ke luar India. Negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) semuanya telah mengajukan keluhan resmi atas komentar anggota BJP itu.
Indonesia yang berpenduduk muslim terbesar di dunia, telah memanggil duta besar India di Jakarta. Bahrain mengecam pernyataan itu sebagai provokasi terhadap perasaan Muslim dan hasutan untuk kebencian agama.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
