Alasan Polisi Pinjam Jaket Ojol Hadang Pemotor: Jaket Saya Basah

Ojol
Pria berjaket Ojol hadang pengendara motor. (Foto: Instagram)

Terkini.id, Jakarta – Video viral baru-baru ini beredar di media sosial menunjukkan seorang polisi berpakaian driver ojek online (ojol) menghadang pemotor yang melanggar lalu lintas.

Dari video tersebut, banyak netizen yang mengira si polisi tengah menyamar dengan berpakaian ojol. Sang polisi tersebut pun menceritakan kejadian sebenarnya. Dia mengaku tidak menyamar.

Seperti diketahui, dalam video yang banyak beredar di media sosial tersebut saat pemotor terlihat tak bersedia diberhentikan, pria tersebut terus menghalangi.

Hingga beberapa detik kemudian, pria yang menghadang pemotor itu membuka jaket dan melepas helmnya. Pria tersebut ternyata polisi.

“Itu bukan nyamar, memang dia pakai jaket itu. Yang bersangkutan sekarang lagi di polres. Soal dia dapat jaket itu dari mana, nanti saja,” ujar Kapolsek Duren Sawit Kompol Agus Sumarno dikutip dari detikcom, Kamis 20 Februari 2020.

Menarik untuk Anda:

Belakangan, diketahui polisi tersebut adalah Aiptu Ridwan Simanungkalit yang merupakan Kapospol Pondok Kopi. Ridwan pun angkat suara soal jaket ojol yang dipakainya ketika menghadang pemotor di Duren Sawit.

“Jaket itu saya pakai karena jaket saya basah kehujanan. Terus saya dipinjemin sama teman-teman ojol. Karena tahu jaket saya basah, dia bilang nih pakai saja jaket saya,” kata Ridwan kepada wartawan di Pospol Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Ridwan mengungkapkan sudah berupaya mengeringkan jaketnya di blower AC. Namun jaket tersebut belum kering.

Ridwan lalu menjelaskan saat menghentikan seorang pengendara di Duren Sawit. Dia menjelaskan penghadangan terhadap pemotor dilakukan karena pada pagi itu sedang ada rekayasa lalin buka-tutup jalan di pertigaan Radin Inten. Lalu seorang pengendara hendak masuk ke jalan itu.

“Tiba-tiba-tiba nongol lah pengendara yang naik Yamaha Nmax ini dari sisi selatan langsung lambung dia ingin belok ke Jalan Radin Inten. Sambil berteriak, sepertinya tidak bisa menerima apa yang diterapkan kanit lantas itu, sambil teriak ‘woi’ sambil ngebut dia,” paparnya.

Ridwan mengaku terpaksa memberhentikan pengendara tersebut. Upaya itu dilakukan untuk melindungi pengendara tersebut.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Komunitas Kompak-IPS Gelar Pengukuhan Pengurus di Tanjung Anging Mammiri

Warga Jeneponto Bongkar Paksa Peti Jenazah Pasien Covid-19, Polisi Turun Tangan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar