Aliansi Matteko Menjemput Keadilan Kecam Tindakan Aparat yang Dinilai Represif

Gowa, Terkini.id – Sejumlah warga didampingi mahasiswa dan organisasi masyarakat sipil  yang tergabung dalam Aliansi Matteko Menjemput Keadilan (AMKK) kembali menggelar aksi di Pengadilan Negeri (PN) Sungguminasa Gowa, Kamis (8/8/2019).

Aksi tersebut untuk mengawal putusan sidang enam orang masyarakat adat Matteko yang didakwa telah melanggar UU No.18 tahun 2013 tentang P3H (Pencegahan dan Pemberantasan Pengerusakan Hutan).

Namun aparat menghalangi aksi tersebut dengan dalih tidak mempunyai surat izin. Saling dorong antara massa aksi dan dengan aparat kepolisian pun tak terhindari.

‘’Aliansi telah memasukkan surat pemberitahuan aksi tapi tidak dijadikan landasan, malahan aparat minta perlihatkan surat izin. Seharusnya aparat tinggal mengawal aksi ini saja. Aksi-aksi yang kami lakukan sebelumnya hanya dengan surat pemberitahuan,’’ ujar humas Aliansi Matteko Menjemput Keadilan, Muhaimin Arsenio.

Muhaimin juga menyayangkan dan mengecam tindakan aparat kepolisian yang dinilai represif.

‘’Kami mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari aparat. Beberapa massa bahkan mendapatkan pemukulan dan empat orang diseret masuk mobil  lalu dibawa ke Polres Gowa. Kami mengecam tindakan yang tidak mencerminkan layaknya penegak hukum tersebut,’’ ujarnya.