AMCF dan BAZNAS Enrekang Selenggarakan Training Imam dan Khatib ke-96 di Era New Normal Covid-19

Terkini.id, Enrekang – Pendemi covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia Internasional hingga saat ini tidak menyurutkan semangat Tim Trainer AMCF dan BAZNAS Kabupaten Enrekang untuk berkolaborasi melaksanakan Program Training Imam dan Khatib ke-96 secara Nasional.

Tujuan pelaksanaan training tersebut adalah meningkatkan kualitas dai untuk meningkatkan kualitas ummat yang juga menjadi tema utama kegiatan yang diselenggarakan mulai 5 – 9 April tahun 2021 itu. 

Kegiatan ini terselenggara atas dukungan Pemerintah Kabupaten Enrekang yaitu BAZNAS dan Kementerian Agama Kabupaten Enrekang serta Ma’had Al-Birr Universitas Muhammadiyah Makassar.

Bupati Kabupaten Enrekang Membuka Training Imam dan Khatib Ke-96

Baca Juga: Ketua BPH Unismuh Makassar Siap Kolaborasi Bersama AMCF Dalam Pemberdayaan...

Training ini secara resmi dibuka atas nama Bupati Kabupaten Enrekang pada tanggal 5 April 2021 yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten 1 bidang Pemerintahan dan Kesra.  

Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa tantangan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini adalah masalah covid-19 yang masih mewabah dan adanya isu terorisme yang terjadi akhir-akhir ini. 

Baca Juga: AMCF Kembali Susuri 6 Pulau Terpencil di Pangkep, Syahban Sammana...

Menyikapi permasalahan tersebut dai selaku mitra pemerintah diharapkan tampil dan hadir memberikan solusi dan mendidik masyarakat melaksanakan nilai-nilai agama Islam yang rahmatan lil’alamin.

“Sejak merebaknya pandemi covid-19, ini adalah pertama kalinya AMCF melaksanakan training imam di era new normal covid-19. Oleh sebab itu training ini sangat berbeda dengan training-training sebelumnya karena wajib dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah setempat,” ujar Dr Ilham Muchtar, Lc, MA selaku Koordinator Tim Trainer saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp.

AMCF bersama Pemda Kabupaten Enrekang laksanakan Training Imam dan Khatib

Traning tersebut diikuti sebanyak 40 da’i perwakilan dari berbagai instansi dan organisasi keagamaan se Kabupaten Enrekang antara lain perwakilan dari Muhamadiyah, NU, Wahdah Islamiyah, Hidayatullah, Penyuluh Agama, Tenaga Ahli Keagamaan, dan lain-lain. 

Baca Juga: AMCF Alirkan Air Bersih di Posko Pengungsian dan Rumah Warga...

“Adapun Tim Trainer AMCF yang diterjunkan adalah Dr Ilham Muchtar, Lc, MA;  Dr Muh Ali Bakri, S Sos, M Pd; Fajar Rahmat, S HI, M H; Abd Aziz. Sedangkan narasumber pendukung menghadirkan tokoh pemerintah, agama dan akademisi yaitu H Irman S Ag, M Si Kepala Kemenag Enrekang; H Amir Mustafa Lc, M Pd I Ketua MUI Enrekang; AKBP Dr Andi Sinjaya, S H, S I K, M H Kapolres Enrekang dan Drs KH Mawardi Pewangi, M Pd I Wakil Rektor IV Unismuh Makassar,” ujar Ketua Panitia, Drs H Syawal Sitonda, M Ag. 

Lebih lanjut Syawal menyampaikan harapannya kepada seluruh peserta training agar benar-benar memanfaatkan momentum berharga tersebut untuk meningkatkan soft skill dan wawasan keislaman dalam mengembangkan diri di era revolusi industri 4.0.

Sekadar diketahui, sebagai bentuk apresiasi AMCF kepada seluruh peserta yang aktif mengikuti training tersebut maka setiap peserta akan dibekali 10 judul buku keagamaan dalam meningkatkan keilmuan, pemahaman, dan wawasan luas saat terjun di masyarakat.

Sponsored by adnow
Bagikan