Amerika Serikat Menentang Langkah Israel yang Perluas Permukiman di Palestina

Amerika Serikat Menentang Langkah Israel yang Perluas Permukiman di Palestina

I
R
Indah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Jalina Porter selaku Wakil Juru Bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan bahwa pemerintah Amerika Serikat mengetahui rencana Israel terkait perluasan permukiman di Palestina.

Dilansir sindonews.com, Minggu 8 Mei 2022, Pemerintahan Amerika Serikat yang dipimpin oleh Joe Biden mengecam keras rencana Israel untuk membangun permukiman baru di wilayah Palestina yang diduduki setelah para pejabat Israel mengatakan mereka akan menyetujui 4.000 unit rumah baru di Tepi Barat.

Amerika Serikat juga mengetahui bahwa Israel akan mengumumkan rencana tersebut pada 12 Mei 2022 waktu setempat.

“Pemerintahan Biden sudah jelas sejak awal,” kata Porter dikutip dari sindonews.com bersumber dari Al Arabiya, Minggu 8 Mei 2022.

“Kami sangat menentang perluasan permukiman yang memperburuk ketegangan dan merusak kepercayaan di antara para pihak,” ujar Porter dikutip dari sindonews.com, Minggu 8 Mei 2022.

Baca Juga

Amerika Serikat juga menilai rencana perluasan ini akan memberikan dampak negatif bagi prospek solusi antar Israel dan Palestina.

“Program Israel untuk memperluas permukiman sangat merusak prospek solusi dua negara,” tutur Porter.

Selain itu Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel Thomas Nides berujar kepada Axios bahwa pemerintah Amerika Serikat telah menjelaskan kepada Israel bahwa Amerika Serikat menentang rencana perluasan permukiman ini.

Amerika Serikat juga meminta Israel untuk tidak melanjutkan rencana perluasan permukiman tersebut.

Menurut laporan Axios, pejabat Israel mengatakan kepada Amerika Serikat bahwa pemerintahan Israel akan rapuh dan runtuh jika rencana perluasan permukiman tidak disetujui.

Disisi lain keputusan yang diambil oleh Israel ini akan memperburuk konflik yang telah terjadi antara Palestina dan Israel beberapa pekan terakhir ini.

Kompleks Masjid Al-Aqsa Yerusalem telah menjadi tempat bentrokan baru sementara beberapa serangan telah dilakukan terhadap warga sipil Israel.

Pada hari Kamis 5 Mei 2022 lalu terjadi pembunuhan yang diduga dilakukan oleh warga Palestina terhadap warga Israel serta beberapa korban luka lainnya yang terkena dampak dari serangan di dalam wilayah Israel.

Amerika Serikat melalui Jalina Porter mengutuk serangan warga Palestina tersebut yang dilakukan pada saat hari kemerdekaan Israel.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.