Amirullah Nur Ingin Kembangkan Sektor Pariwisata di Maros

Bakal Calon Bupati Maros, Amirullah Nur.

Terkini.id — Bakal Calon Bupati Maros, Amirullah Nur Saenong memiliki keinginan  untuk mengembangkan sektor pariwisata di Kabupaten Maros. 

Bahkan Ia intens mempromosikan objek wisata di Maros melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook. 

“Kalau saya diberi amanah memimpin Maros, pemerintah akan menjadi sales wisata,” ujar Amirullah Nur, Senin 17 Februari 2020.

Menurutnya, kabupaten Maros memiliki banyak objek wisata yang layak dikunjungi wisatawan. Selain itu Maros juga memiliki kebudayaan dan sejarah lama.

“Jangan kita hanya pasang iklan soal wisata kita di tataran lokal, tapi harus juga menjamur hingga ke luar negeri. Berapa jumlah wisatawan yang datang ke Maros, khususnya  dari luar negeri? atau paling tidak berapa jam mereka habiskan di Maros dan berbelanja kerajinan lokal kita?” kata Amirullah.

Dia mengatakan makin banyak wisatawan yang masuk, maka akan menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar. 

“Banyak lepangan pekerjaan juga tercipta. Kita tidak melulu berfikir soal pajak wisata, tapi apa manfaat wisata Maros untuk masyarakatnya.,” terangnya.

Wisata Maros, lanjut Amirullah membutuhkan perhatian yang sangat serius dan butuh pengelolaan yang juga profesional.

“Kita selalu bangga bandara udara ada di Maros. Tapi lebih berbangga lagi jika hampir seluruh penumpang pesawat yang tiba di sana berwisata ke Maros dan menginap di kota ini,” katanya.

Komentar

Rekomendasi

Cegah Covid-19, DPR Dan KPU Sepakati Tunda Pilkada Serentak 2020

Cegah Virus Corona, Bank Ini Buat Bilik Sterilisasi

Aliansi Mahasiswa Cinta Demokrasi Gelar Deklarasi Pilkada Damai Berintegritas 2020

Mahasiswa Wajib Mengontrol Jalannya Demokrasi Pilkada Serentak 2020

Pemuda Sebagai Benteng Pelindung Publik dari Hoax

Parpol Diminta Tidak Usung Cakada Terindikasi Korupsi

Amirullah Nur Penantang Kuat di Pilkada Maros

Gerindra Sulsel Kirim nama Calon Kepala Daerah ke DPP

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar