Anak dan orangtua mesti bijak gunakan gadget di era digital

Terkini.id, Makassar – Aktivis anak dan perempuan di Makassar meminta para orang tua waspada terhadap penggunaan gadget yang berdampak buruk terhadap anak tumbuh kembang anak.

Husmirah Huzain pemerhati perempuan dan anak, memberikan materi seputar parenting di Era Digital.

Ia mengatakan digital native yakni anak-anak yang sejak lahir sudah akrab dengan digital dengan gadget.

“Generasi digital ini bila jeli akan memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk mengembangkan ide kreatif dan bisnis,” ungkap Husmirah di Hotel Celebes, Jalan Latimojong, Makassar, Kamis 3 Mei 2018

Game itu kata dia bisa mempengaruhi struktur berpikir anak yang dalam jangka tertentu mampu prngaruhi kepribadian.

“Misalnya anak tiba-tiba marah atau kesal,” Husmirah mencontohkan.

Perempuan yang akrab disapa kak Ria itu menekankan pentingnya orang tua dan anak-anak kritis dan bijak dalam menggunakan gadget sehingga tidak malah jadi korban kemajuan IT.

“Terbagi 2 bagian yakni digital immigrant adalah orang-orang yang tadinya tidak hidup dalam masa digital tapi kini menggunakan digital,” jelas dia.

Forum Anak / Herman Kambuna

Selain Husmira, tampil juga sebagai narasumber aktivis anak Rusdin Tompo.

Rusdin mengatakan Anak-anak mesti didengar aspirasinya terkait dengan masalah dan kebutuhannya karena itu merupakan pelaksanaan hak partisipasi anak.

Menurut pendiri Lembaga Investgasi Studi Advokasi Media dan Anak (LISAN) itu, bahkan dalam setiap siklus pembangunan, sejak perencana hingga evaluasi, sebaiknya melibatkan anak-anak di dalamnya.

Karena itu Rusdin memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Penguatan dan Pengembangan Forum Anak Kota Makassar, Angkatan I.

Rusdin tampil sebagai salah seorang narasumber di hadapan peserta yang merupakan anak-anak dari 15 kecamatan di Kota Makassar.

Menurut Rusdin, peserta Forum Anak ini mesti bisa memetakan masalah dan isu-isu anak di kecamatan masing-masing, juga mencari penyebabnya dan solusinya.

Peserta juga perlu merumuskan bentuk kelembagaan Forum Anak pada tingkat kecamatan dan mengembangkan jejaring dengan berbagai pihak, termasuk LSM dan dunia usaha.

“Apalagi Makassar sudah masuk kategori Kota Layak Anak dan punya program Jagai Anakta’. Sehingga penyelesaian kasus berbasis masyarakat pada tingkat kecamatan bisa efektif dilakukan,” papar Rusdin.

Narasumber menjelaskan ke anak-anak yang hadir di Forum Anak / Herman Kambuna

Achi Soleman, Kabid Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Makassar, mengatakan bahwa salah satu alasan Musrenbang anak dilakukan adalah agar bisa mendengar dan mengetahui apa yang diinginkan anak-anak.

“Dan itu tidak harus disampaikan dalam bentuk tertulis tapi bisa juga dalam bentuk gambar,” kata Achi.

Ditambahkan, selama ini Musrembang yang biasa diikuti orang dewasa lebih banyak mengusulkan program-program yang bersifat fisik, kurang berkaitan dengan aspek pengembangan dan pembangunan karakter anak.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

Bupati Gowa Jadi Irup Peringatan HUT PMI ke-74

Terkini.id,Gowa - Bupati Gowa yanh sekaligus sebagai Ketua terpilih PMI Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Apel Bersama Jajaran Polres