Analis MMA dan Judo Eropa ikut komentari insiden Ramos dan Salah

ramos dan salah
Ramos dan Salah. (foto/dailystar)

Terkini.id – Beberapa hari berlalu namun suasana final Liga Champions, Minggu 27 Mei lalu masih menghiasi sosial media dengan berbagai momen yang terjadi pada laga tersebut.

Diketahui bahwa Real Madrid kembali menjadi kampiun di turnamen ini setelah mengalahkan Liverpool dengan skor 3-1.

Gareth Bale menjadi bintang dalam laga tersebut dengan torehan 2 golnya ketika memasuki lapangan. Gol pertama begitu spektakuler dengan tendangan saltonya dan gol kedua dengan tendangan kilat dari jarak yang cukup jauh.

Namun sisi lain yang tak kalah bersinar dalam laga ini adalah momen ketika Salah berjibaku dengan Sergio Ramos. Pada peristiwa tersebut, Salah mengalami cedera dibagian bahunya. Ia pun ditarik keluar setelah tidak mampu melanjutkan laga.

Hal tersebut sontak membuat Ramos mendapat banyak hujatan dari fans sepakbola dunia, terutama dari para pecinta Mohamed Salah. Bagaimana tidak, Ramos telah mencederai pemain yang kini banyak dicintai fans sepakbola dunia.

Namun tak sedikit juga yang memberikan pembelaan kepada Ramos terkait insiden yang menimpa dirinya dengan Mohamed Salah. Ramos dianggap telah menjalankan tugasnya dengan baik sebagai seorang pemain bertahan.

Sebagai seorang pemain bertahan memang sudah sepantasnya Ramos menghalau segala serangan yang mengancam wilayahnya terutama gawangnya.

Tekel yang dilakukan Ramos pun sulit dianggap sebagai pelanggaran, sebab jika melihat tayangan ulang secara seksama, Ramos berhasil merebut bola dari kaki Salah sebelum keduanya terjatuh dan mengakibatkan Salah cedera.

Sorotan utama pada insiden ini bagaimana tangan Salah bisa masuk dalam cengkraman Ramos, dari sini banyak yang berkesimpulan bahwa Ramos sengaja melakukan hal tersebut kepada Salah.

Cuitan Analis MMA

Ramos dan salah
(foto/Twitter European Judo Union)

Dilansir dari Panditfootball yang mengutip cuitan Analis Mixed Martial Arts (MMA), @robinblackmma yang mengatakan “Ramos memulai sandungan Step-Across, menciptakan hambatan pertama, Ia kemudian menerapkan gaya rotasional kepada Salah, membuat Salah tak stabil dan berputar. Cengkeraman di lengan bawah adalah kunci takedown ini”.

Dalam cuitan lain @europeanjudo menulis, “Waki-Gatame (teknik mengunci tangan dalam judo) adalah teknik berbahaya, itu kenapa tidak diperbolehkan di judo untuk menggunakannya sebagai transisi menuju Ne-Waza (teknik ketika mengunci di atas alas)”.

Berita Terkait
Komentar
Terkini