Andi Sri Wulandari Dinonaktifkan dari Posisi Anggota KPU Soppeng

Andi Sri Wulandari.(ist)

Terkini.id, Soppeng – Anggota KPU Soppeng, yang sebelumnya menjabat Ketua KPU, Andi Sri Wulandari, dinonaktifkan oleh KPU pusat.

Keputusan menonaktifkan Andi Sri Wulandari, karena diduga wanita tersebut pernah menjadi calon legislatif tersebut pada tahun 2014 yang lalu.

Pemberhentian Andi Sri Wulandari tersebut terlihat dari surat keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia dengan nomor : 1783/pp-06-kpt/05/KPU/XI/2018 tentang pemberhentian sementara anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Soppeng atas nama Andi Sri Wulandari.

KPU RI memberhentikan sementara mantan Ketua KPU Soppeng itu, dengan dasar: syarat menjadi anggota KPU adalah telah mundur dari keanggotaan partai politik paling singkat 5 tahun.

Sedangkan, Andi Sri Wulandari yang pernah menjadi anggota legislatif pada tahun 2014, tentu saja berarti pernah menjadi anggota partai 4 tahun lalu (belum lewat 5 tahun).

Dinonaktifkan dan Tunggu Keputusan DKPP

Sekretaris KPU Kabupaten Soppeng, Mansur, mengatakan dirinya telah melihat SK Pemberhentian Sementara Anggota/mantan Ketua KPU Soppeng Andi Sri Wulandari.

“Saya menerima SK pemberhentian lewat whatsapp untuk saat ini dinonaktifkan. Kita masih menunggu sidang DKPP pusat,” katanya.

Lanjut diri juga belum mengatahui hasilnya (sidang DKPP), apakan Andi Sri Wulandari dipecat atau diaktifkan kembali.

“Kita tunggu hasil sidang DKPP kalau tidak terbukti bersalah maka Akan dilakukan pemulihan nama dan jika bersalah maka akan diberhentikan dari posisi anggota KPU Soppeng,” terangnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Makassar

Pamor Danny Pomanto Dinilai Semakin Lemah

Terkini.id -- Pamor mantan Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto (Danny) dinilai semakin lemah dan tidak lagi menjadi pemain dominan di Pemilihan Walikota (Pilwali) Makassar