Anggota KPPS di Makassar Meninggal, Walikota Danny Sampaikan Duka Mendalam

Petugas KPPS di Makassar meninggal dunia

Terkini.id,Makassar —  Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto berikan ungkapan belasungkawa terhadap seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia saat bertugas.

Rudiansyah, salah seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 9 Kelurahan Bunga Eja Baru, Kecamatan Tallo, Kota Makassar meninggal dunia pada Sabtu 27 April 2019 sore.

“Saya pribadi beserta jajaran pemerintah Kota Makassar turut berbelasungkawa atas meninggalnya Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Rudiansyah. Dia telah berjuang dan kelelahan mengawal jalannya pemungutan suara,” ucap Danny.

Danny juga mendoakan agar Para pejuang Pemilu yang meninggal dunia di seluruh Indonesia diterima amal ibadahnya, diampuni dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Ia berharap tidak ada lagi jatuh korban jiwa akibat proses pemilu serentak 2019 yang cukup melelahkan ini.

Sebelumnya, pria berusia 31 tahun itu sempat menjalani perawat intensif di Rumah Sakit Plamonia Makassar usai kelelahan melakukan penghitungan suara di TPS tempat ia bertugas.

Komentar

Rekomendasi

Frame Insight Indonesia Bakal Gelar Diskusi Strategi Branding Digital, Catat Tanggalnya

Jelang Imlek, Danramil Gelar Aksi Bersih-Bersih Vihara

Pengemudi Online Minta Kenaikan Tarif, DPRD Dorong Pemprov Terbitkan Pergub

Lewat Program Setara Digital, MDV Kembangkan Industri Kreatif di Kalangan Disabilitas

6 Startup MDV Wakili Makassar di Kompetisi Nasional Digital Valley

Hamzah Ahmad Ceritakan Pengalamannya Selama Menjabat Dirut PDAM Makassar, Dililit Utang Rp450 Miliar

Pilwali 2020, 2.297 Petugas Bawaslu Makassar Terjamin BPJamsostek

Gelar Rapat Koordinasi, Panitia HBH Ikatek Unhas Matangkan Persiapan EMU 2020

Sudah Diberlakukan 5 Tahun, Perda KTR Masih Butuh Sosialisasi, Ini Alasannya

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar