Masuk

Anggota Polresta Toraja Viral Setelah Ungkap Jadi Perwira di Polri Harus Bayar

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Anggota Satuan Binmas Polresta Toraja bernama Aksan menjadi viral lantaran rekaman videonya yang mengungkap masih adanya mafia di tubuh kepolisian serta menjadi perwira di Polri harus membayar.

Pengakuan Aksan ini diunggah oleh sebuah akun TikTok bernama @pandapotansthg81.

Awalnya Aksan meminta Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas mafia yang semakin menggila di Polri.

Baca Juga: Wali Kota Palopo Ingatkan Ormas yang Belum Berbadan Hukum

“Tolong bersihkan dari mafia-mafia yang masih bersarang di tubuh Polri,” ujar Aksan, dikutip dari akun TikTok @pandapotansthg81, Jumat 2 Desember 2022.

Selain itu, Aksan juga menceritakan kalau saat ini jika seseorang ingin menjadi anggota kepolisian maka mereka harus membayar.

Bahkan menurut Aksan jika ingin pindah jabatan di kepolisian, hal tersebut turut melibatkan uang.

Baca Juga: Polisi Toraja Sebut Pernah Dimutasi Karena Bocorkan Dugaan Korupsi Mantan Kapolres Palopo

“Yang ketiga mau jadi perwira harus bayar. Jadi gimana kedepannya Polri kalau semua harus bayar,” katanya.

Aksan membocorkan kalau dirinya pernah di mutasi dari Polres Palopo, Sulawesi Selatan karena telah membongkar sindikat korupsi Kapolres Palopo.

“Korupsi kendaraan dinas Palopo, BBM, dan sebagainya,” tuturnya.

Lebih lanjut, selama Aksan menjadi anggota polisi, dirinya diajarkan hal-hal negatif oleh para seniornya (pimpinan).