Masuk

Angkat Kekayaan Budaya, Mandiri Jogja Marathon 2022 Cetak Juara Baru

Komentar

Hal ini menurutnya juga menandakan mulai bangkitnya minat masyarakat sekaligus menjadi obat rindu bagi para penikmat sport tourism.

“Kami cukup puas dengan animo peserta yang ambil bagian. Ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya berolahraga, serta semakin populernya olahraga lari di Tanah Air,” imbuhnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, lanjut Darmawan, Pemerintah Provinsi D.I. Yogyakarta dan Bank Mandiri, akan lebih mengangkat dan mempromosikan kekayaan budaya dan produk lokal sehingga dapat memacu pengembangan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi Provinsi Yogyakarta.

Salah satu caranya, tambah Darmawan, adalah dengan melibatkan banyak sekolah, sanggar, komunitas seni dan kelompok-kelompok lainnya untuk berperan aktif pada Mandiri Jogja Marathon.

Sehingga, kesenian dan tradisi lokal Yogyakarta dapat lebih dikenal secara luas, baik oleh pelari, keluarga pelari, maupun pendukung lainnya.

Lebih lanjut Darmawan menyebut, Bank Mandiri berkomitmen menjadikan ajang marathon internasional ini sebagai event untuk memperkenalkan produk keuangan yang dimiliki Bank Mandiri dan Mandiri Group sebagai solusi finansial utama.

“Untuk memberikan brand experience kepada para pengunjung, seluruh transaksi pembelanjaan di arena Mandiri Jogja Marathon 2022 kali ini akan menggunakan alat pembayaran non tunai Bank Mandiri yang meliputi QRIS Livin’ by Mandiri kartu debit, kartu kredit, kartu prabayar dan Mandiri e-Money,” tutur Darmawan.

Oleh karena itu, tambahnya, panitia juga menyediakan booth-booth yang menyediakan kartu Mandiri e-Money dan ragam produk keuangan Mandiri Group di pintu-pintu masuk ke race village bagi pengunjung yang bukan merupakan nasabah Bank Mandiri.