Annisa Pohan Disebut Anak Koruptor, Rachland: Dia Tak Punya Saham dalam Kesalahan Ayahnya

Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Demokrat, Rachland Nashidik menanggapi cecaran netizen bahwa Ketua Srikandi Demokrat, Annisa Pohan adalak anak seorang koruptor.

Rachland menegaskan bahwa Annisa Pohan tak punya saham dalam kesalahan ayahnya, Aulia Pohan.

Pendiri Perhimpunan Pendidikan Demokrasi itu menjelaskan bahwa dalam hukum, hubungan anak-bapak itu hanya sampai pada umur tertentu. 

Baca Juga: Sebut Kasus Rocky Gerung Dipolitisasi, Rachland: Cara Baru Merepresi Oposisi...

“Setelah dewasa, mereka masing-masing bertanggungjawab atas perbuatannya sendiri,” katanya melalui akun Twitter RachlanNashidik pada Sabtu, 31 Juli 2021.

Makanya, sambung Rachland, ada prinsip kardinal dalam hukum pidana yang disebut individual accountability atau pertanggungjawaban individu.

Baca Juga: Ungkit Jokowi Berseragam Militer saat Terima Tamu, Rachland: Blunder Politik...

“Anisa tak punya saham dalam kesalahan Ayahnya,” tandasnya.

Dilansir Terkini.id dari Merdeka.com, ayah Annisa Pohan, Aulia Pohan memang pernah terlibat kasus korupsi Dana Bank Indonesia pada tahun 2008.

Aulia Pohan terbukti melanggar ketentuan dalam pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi mengenai penyalahgunaan kewenangan yang menyebabkan terjadinya kasus korupsi.

Baca Juga: Kompak Pakai Baju Adat Saat HUT RI, AHY-Annisa Disentil Netizen:...

Atas tindakannya, besan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu dituntut hukuman empat tahun penjara.

Adapun Annisa Pohan, hingga kini masih kerap dikait-kaitkan dengan kasus yang menyandung ayahnya tersebut.

Salah satunya di bawah unggahan Rachland Nashidik yang menyuarakan bahwa perempuan punya hak politik yang sama dengan warga negara laki-laki.

“Bapaknya koruptor,” balas netizen dengan nama akun MelowDramaDw.

Komentar netizen itulah yang dibalas oleh Rachland bahwa Annisa Pohan tak bertanggung jawab atas kesalahan ayahnya.

Namun, seorang netizen dnegan nama akun Zuznanaznana kembali menyinggung Annisa sebagai keluarga koruptor.

“Ya udah. Berarti keluarga koruptor. Gitu aja kok repot,” katanya membalas pembelaan Rachland.

Bagikan