Antisipasi pelanggaran ASN, panwaslu Barru surati Bupati

Muhammad Nur Alim, Ketua Panwas Kabupate Barru

Terkini.id Barru – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Barru, melakukan langkah pencegahan tindak pelanggaran pemilihan kepala daerah secara serentak khususnya dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, pada tahun 2018 ini.

Langkah pencegahan tersebut dilakukannya dengan membentuk surat himbauan kepada, Bupati, SKPD, Camat, Lurah dan kepala Desa di Kabupaten Barru, agar menghimbau dan memberitahukan kepada setiap Aparaturnya untuk tidak terlibat langaung Proses Politik pada tahapan politik Tahun 2018.

“Sekarang ini kami memang intens himbau setiap aparat sipil negara untuk tidak melakukan tindakan pelanggaran pilkada serentak diantaranya terlibat dalam politik praktis mengingat di Kabupaten Barru ini akan dilaksanakan pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan,”kata Muhammad Nur Alim.

Nur Alim, mengungkapkan, kalau pihaknya tentunya akan intens memantau setiap pelanggaran Pilkada pada Tahun 2018 ini, namun dia memprediksi kemungkinan akan kurang pasalnya ini dilakukan ditingkat Provinsi.

“Memang pelanggaran ASN ini dalam Pilkada menjadi hal yang krusial sehingga KPU pusat membuat aturan terkait hal itu yang mana undang-undang nomor 7 yang disempurnakan ini mengatur didalamnya larangan ASN dalam berpolitik praktis,”ungkapnya.

Baca :Panwaslu sebut Pilkada Jeneponto rentang dengan keterlibatan langsung ASN

Selain ASN lingkup pemerintah Kabupaten Barru. Termasuk didalamnya juga memantau tindakan aparat dalam lembaga BUMD, BUMN, yang ada du Kabupaten Barru serta instansi pertikal lainnya.

“Termasuk yang kami pantau adalah instansi vertikal lainnya yang dikhawatirkan terlibat langsung dalam politik praktis pada Pilkada serentak ini,”terangnya.

Terkait larangan kampanye ini sendiri bukan hanya berlaku bagi ASN lingkup Kabupaten Barru namun jika ditemukan ada ASN dari luar kota yang datang berpolitik di Kabupaten Barru, maka itu dianggap sebuah pelanggaran kampanye.

“Jadi seluruh ASN se Indonesia aturan tersebut diberlakukan,”ucapnya.

Terkait media sosial dirinya juga mengaku akan membentuk tim khusus belerjasama dengan kepolisian Resort Kabupaten Barru, karena tentunya terkait ciber crime itu ada di tingkat Polres.

“untuk ciber crime ini kami juga telah bentuk tim dalam melakukan penanganan tersebut dan tentunya kami akan koordinasikan dengan Polres, khususnya yang melakukan tindakan penyebaran isu sara dan lainnya yang menjatuhkam atau menghina Paslon,”terangnya.

PenulisAna Ridwan