Masuk

Aparat Desa Keser Potong BLT Warga, Modus Infak Pembangunan Masjid

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan aksi aparat Desa Keser, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora potong Bantuan Langsung Tunai atau BLT warga, viral di media sosial.

Video aparat Desa Keser potong BLT warga itu viral usai diunggah pengguna Instagram @Suarabergema2.id, seperti dilihat pada Senin 26 September 2022.

Dalam narasi unggahannya, netizen itu menyebut aparat Desa Keser memotong BLT warga dengan modus infak pembangunan masjid.

“Setelah beberapa hari yang lalu sempat viral peristiwa pemotongan dana BLT di Kabupaten Blora hingga menyebabkan Bapak Gubernur Jawa Tengah – Ganjar Pranowo – marah besar, ternyata kali ini terjadi lagi di Desa Keser kec Tunjungan masih di Kabupaten yang sama yaitu Blora. Hanya saja kali ini trik-nya adalah menggunakan dalih infaq untuk pembangunan Mushola yang terletak di Balaidesa Keser,” tulis @Suarabergema2.id di keterangan unggahannya.

Adapun BLT yang dipotong itu yakni dana bansos untuk penanganan Covid-19 Triwulan ke-3 yang dibagikan aparat Desa Keser kepada warganya pada Rabu 7 September 2022 lalu.

Awalnya, menurut informasi sang netizen, warga Keser menerima utuh BLT senilai Rp 900 itu dari aparatur desa.

“Dana Bansos BLT DD untuk penanganan Covid-19 triwulan ke-3 yang dibagikan pada Rabu, 7/9/22 di Balaidesa Nglangitan kec. Tunjungan memang diterimakan utuh atau penuh kepada warga yang berhak dengan nominal sebesar 900 ribu/orang,” tulisnya.

Namun, sepulang dari menerima BLT itu, warga Desa Keser kemudian diminta menyetor sumbangan (infak) Rp 100 ribu untuk pembangunan masjid di desa itu.

“Sepulang dari menerima dana Bansos BLT warga desa Keser yang telah menerima dana Bansos BLT tersebut (sebanyak 102 orang) langsung berbondong-bondong ke Balaidesa Keser guna menyerahkan atau menyetorkan sumbangan (yang diwajibkan) sebesar 100 ribu Rupiah per orang yang diserahkan kepada perangkat desa yang telah ditugaskan untuk menerima dan mencatat setoran sumbangan dari warga,” ungkapnya.

Menurut penuturan warga, infak pembangunan masjid itu sesuai arahan dari para Ketua RT di Desa Keser tersebut.

“Dari beberapa warga diperoleh keterangan bahwa mereka menyerahkan sumbangan tersebut sesuai dengan arahan dari para RT masing masing sewaktu membagikan undangan penerimaan Bansos BLT tersebut kepada setiap warga,” tulis keterangan unggahan netizen itu.

“Ya sesuai perintah pak RT pak, katanya untuk infaq pembangunan Mushola yang di Balaidesa Keser itu pak, katanya begitu pak. Makanya ini saya langsung dari Balaidesa Nglangitan langsung setor sumbangan ke Balaidesa Keser pak,” demikian penjelasan para warga Desa Keser seperti dikutip dari narasi unggahan netizen @Suarabergema2.id.

Pada unggahan video selanjutnya, akun @Suarabergema2.id membagikan video aparat Desa Keser mengembalikan potongan BLT tersebut kepada warga.

Aparat Desa Keser mengembalikan BLT warga yang dipotong itu usai video aksi mereka memotong dana bantuan dari pemerintah tersebut viral di media sosial.

Proses pengembalian dana BLT warga yang dipotong oleh aparat Desa Keser itu dipantau langsung Bupati Blora dan pihak Kepolisian.

“Viral potongan BLT dengan dalih infaq pembangunan tempat ibadah, akhirnya uang potongan dikembalikan kepada warga. Dipantau langsung oleh Bupati Blora ariefrohman838 dan Jajaran polresblora pengembalian uang warga berlangsung tertib,” tulisnya.