Arab Saudi Putuskan Haji 2020 Tetap Digelar, Bagaimana Jemaah Indonesia?

Ibadah Haji. (Foto: Royalnews)

Terkini.id, Jakarta – Pemerintah Arab Saudi pada Senin 22 Juni 2020 resmi mengumumkan ibadah haji tahun ini akan tetap diselenggarakan dan akan dimulai pada akhir Juli.

Akan tetapi, pelaksanaan haji tersebut digelar secara terbatas. Jemaah haji dari negara lain dilarang mengikuti ibadah ini untuk mencegah penyebaran virus corona.

Dengan demikian, keputusan itu pun sejalan dengan keputusan pemerintah Indonesia yang telah membatalkan pelaksanaan Haji 2020 tahun ini.

Disebutkan, hanya sejumlah kecil orang yang saat ini sudah berada di Arab Saudi yang dibolehkan mengikuti ibadah haji, berdasarkan pernyataan resmi pemerintah Arab Saudi.

Sebelumnya, ada kekhawatiran bahwa ibadah haji akan dibatalkan sama sekali.

Menarik untuk Anda:

Pemerintah Saudi menyampaikan, ibadah haji tahun ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Biasanya, dalam situasi normal, ibadah haji diikuti oleh lebih dari dua juta orang.

Wabah Covid-19 telah memicu sejumlah negara untuk membatalkan pengiriman jemaah haji tahun ini.

Di Indonesia, sejumlah kalangan mengingatkan pemerintah agar tidak lalai dalam menjalankan kewajiban kepada para calon jemaah haji setelah memutuskan untuk tidak memberangkatkan kontingen haji tahun ini.

Komisi Nasional (Komnas) Haji dan Umrah menyampaikan keputusan pembatalan tersebut perlu dikawal, khususnya terkait pengembalian nilai manfaat atas pelunasan biaya perjalanan haji (BIPI) dan pengembalian dokumen calon jemaah.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Sukses Digitalisasi 350.000 UMKM Baru Selama Pandemi, Grab Gelar Online Bazar #TerusUsaha di 16 Kota

Paul Pogba Bantah Mundur dari Timnas Prancis Gegara Agamanya Dihina

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar