Astaga, bupati ini ditangkap KPK

KPK

Terkini.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar lembaga anti rasuah itu pada Sabtu malam 3 Januari 2018 lalu.

Dalam OTT itu, KPK mengamankan uang ratusan juta rupiah atas dugaan Nyono menerima suap proyek di Kabupaten Jombang.

Selanjutnya, Nyono dibawa oleh tim penyidik KPK ke gedung KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Diketahui, Nyono menjabat sebagai Bupati Jombang sejak 24 September 2013.

Sebelum menjabat sebagai bupati, laki-laki kelahiran Jombang 8 November 1962 itu merupakan Wakil Ketua DPRD Jombang.

Baca juga:

Ia adalah Ketua DPD Partai Golkar Jombang, sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur.

Bupati Jombang Nyono (kumparan)

Selain berkarir di bidang politik, Nyono juga aktif di organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama.

Saat ini, Nyono menjabat sebagai Penasihat GP Ansor Kabupaten Jombang dan Wakil Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gudo.

Nyono juga menjabat sebagai Ketua Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Jombang dan Penasehat DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jombang.

Jelang akhir masa jabatannya, Nyono kembali dicalonkan dalam Pilkada 2018 bersama wakilnya, Subaidi Muchtar.

Ia mendapatkan dukungan dari lima partai, yakni Golkar, PKS, PDIP, PAN dan PKB. Keduanya disebut-sebut merupakan figur kuat di Jombang. (Kumparan)

Komentar

Rekomendasi

Pasien Corona Meninggal di Indonesia Bertambah Jadi 1.721 Orang, 8.892 Sembuh

Soal Herd Immunity di Masa Pandemi, Simak Penjelasan Tim Pakar Gugus Tugas Nasional

Harapan Gugus Tugas Nasional ke Media Massa dalam Menyikapi Pandemi

Akibat Virus Corona, Ibadah Haji 2020 Ditiadakan, Bukan Pertama Kali

Tiga Organisasi Dunia Bantu Indonesia Tangani Covid-19

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar