Astaga, Pria Ini Jual Istrinya Rp 250 Ribu ke Sahabatnya Sendiri

Jual Istri
Ilustrasi jual istri. (foto: mediakepri.co.id)

Terkini.id – Setelah menenggak minuman keras (miras) pria yang bernama Ali Syauqi (21) berniat untuk menyewa perempuan guna melampiaskan nafsu syahwatnya.

Ia pun meminta bantuan kepada temannya Muhammad Riki (22), dan memberikan uang sebesar Rp250 ribu sebagai mahar agar dicarikan wanita untuk diajak kencan.

Dilansir terkini.id dari manaberita, Jumat, 19 Oktober 2018, kesempatan itu rupanya dimanfaatkan Riki untuk memiliki sepenuhnya uang yang telah ia terima.

Dengan santai, Riki justru menunjuk istrinya sendiri untuk melayani Ali. Sontak saja, Ali yang setengah sadar menolak. Dalam kondisi mabuk, Ali masih bisa berpikiran jernih. Dia mengerti jika wanita itu adalah istri Riki. Dia pun menolak dan meminta uangnya dikembalikan.

Niat untuk meminta uangnya kembali ternyata membuat Ali justru mendapatkan bogem bertubi-tubi dari Riki. Sahabatnya itu melayangkan pukulan ke tubuh Ali yang dalam keadaan mabuk.

Mendapat perlakuan kasar, Ali langsung bergegas menuju Polsek Samarinda Kota untuk membuat laporan terhadap sahabatnya itu.

Kapolsekta Samarinda Kota, AKP Nur Cholis, melalui Kanit Reskrim, Ipda Purwanto, menjelaskan, peristiwa yang terjadi Selasa, 16 Oktober 2018 dini hari pukul 00.30 Wita itu, bermula saat Ali dan Riki sedang nongkrong sekaligus mabuk bareng di Jalan Pelabuhan, Gang Rombong, Samarinda Kota.

Di saat mabuk, Ali pun mengungkapkan kenginannya untuk berkencan dengan seorang wanita.

“Ali berkata kepada Riki, mau mencari perempuan buat ditiduri,” ucap Purwanto.

Saat Ali meminta untuk dicarikan perempuan, Riki pun menerima tawaran tersebut kemudian Ali pun memberikan uang sebesar Rp250 Ribu kepada Riki.

“Tapi, Ali melihat dan menginginkan perempuan di sekitarnya. Tapi ternyata wanita itu adalah istri Riki. Saat itu, istri Riki sedang menjaga warung rokok. Ali pun mengurungkan niatnya,” ucap Kanit Reskrim Samarinda Kota itu.

Ternyata uang Rp250 Ribu yang diberikan Ali tak ingin dikembalikan oleh Riki. Karena merasa telah ditipu, Ali pun mengejar Riki hingga ke dalam gang. Kesal karena terus dikejar membuat Riki berbalik marah kepada Ali dan melayangkan pukulan hinga berkali-kali kepada Ali.

“Karena Riki jengkel, Riki lantas berbalik memukuli korban. Korban mengalami luka memar di pipi, kepala, dan bibirnya,” ujar Purwanto.

Merasa tak terima dengan tindakan Riki, Ali pun melapor. Tak butuh waktu lama akhirnya pihak kepolisian meringkus Riki saat masih berada di sekitar TKP.

“Riki sudah kita amankan. Kita meminta Ali melakukan Visum untuk memperkuat laporan. Riki kami tahan terkait kasus penganiayaan yang dilakukannya,” tutur Purwanto.

Berita Terkait
Komentar
Terkini