Aston jadi duta dan pelopor dapur halal, Kadispar Makassar : Selamat

Aston Hotel & Convention Makassar kembali diakui sebagi duta dan pelopor dapur halal.

Terkini.id, Makassar – Wisata halal mulai berkembang dan menjadi tren gaya hidup seiring dengan meningkatnya populasi Muslim dunia yang diprediksi akan mencapai 26,5 persen pada tahun 2030. Ini menjadi salah satu faktor banyaknya industri khususnya industri perhotelan berlomba-lomba mengantongi status sebagi hotel dengan dapur halal.

Di Sulawesi Selatan sendiri, inovasi sektor pariwisata seolah tidak ada habisnya. Salah satu inovasi yang dilakukan hotel Aston Makassar sebagai pelaku sektor pariwisata adalah dengan mengajak dan menanamkan objek wisata kuliner halal. Maka tidak salah lagi jika Aston hotel nobatkan sebagai duta dan pelopor dapur halal dari LPPOM MUI Sulawesi Selatan.

Sebelumnya hotel yang berlokasi di jalan Sultan Hasanuddin Makassar ini telah berhasil menerima Sertifikat Dapur Halal dari LPPOM MUI Sulawesi Selatan pada 5 Oktober 2017 lalu. Dan di awal tahun 2018 tepatnya 19-20 Januari Aston Makassar Hotel & Convention Center kembali memenuhi undangan LPPOM MUI pada kegiatan Pelatihan Sistem Jaminan Halal yang dilaksanakan di lantai 18 Ballroom Aston Makassar Hotel & Convention Center.

“Kami memilih Aston Makassar Hotel sebagai tempat pelaksanaan kegiatan diawal tahun ini karena telah terjamin makanan dan Dapur Halal. Sebelum-sebelumnya kami belum pernah melaksanakan kegiatan di hotel bintang 4,”ujar Andi Mutia, selaku Auditor LPPOM MUI.

General Manager Hotel Aston&Convention Makassar, Joko Budi Jaya mengatakan pihaknya diundang di acara LPPOM MUI saat mereka menggelar acara Pelatihan Sistem Jaminan Halal pada 19 hingga 20 Januari lalu. Menurut Budi pada kegiatan yang bersamaan, LPPOM MUI juga memberikan penghargaan sebagai Duta Halal & Pelopor Dapur Halal Hotel kepada Aston Makassar Hotel & Convention Center. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Tajuddin Abdullah selaku Direktur LPPOM MUI Sulsel Sabtu, 20 Januari 2018.

“Kami kaget atas penyerahan gelar ini. Saya tidak tahu kalau usaha yang saya beserta jajaran manajemen Aston Makassar Hotel untuk mengajak & menanamkan objek wisata kuliner halal dengan cepat diapresiasi oleh LPPOM MUI yang kemudian ditunjuk sebagai Duta Halal & Pelopor Dapur Halal Hotel Sulse,”jelas Joko Budi Jaya usai menerima gelar tersebut.

Budi menambahkan jika perjuangan untuk mendapatkan sertifikasi halal dari LPPOM MUI tidaklah mudah, namun Ia terus mengajak teman-teman hotelier untuk untuk segera mensertifikasi dapurnya menjadi Dapur Halal didasarkan keinginan untuk mensosialisasikan dan memastikan bahwa produk yang disuguhkan kepada para pelanggan adalah halal baik secara substansi dan administrasi.

“Harapan kedepannya atas gelar ini, kota Makassar sebagai kota besar dan salah satu pintu Indonesia Timur yang dalam target pariwisatanya mengenalkan objek wisata kuliner sudah saatnya dan sepantasnya menjadi kota yang mempelopori wisata dengan kuliner halal, baik di hotel maupun di pusat-pusat wisata kuliner lainnya sehingga wisatawan yang datang khususnya yang muslim tidak ragu lagi menikmati sajian kuliner di Kota Makassar,”imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata kota Makassar, Rusmayani Madjid mengatakan atas nama pemerintah kota memberikan apresiasi kepada Aston Hotel & Convention Makassar. Hotel ini satu-satunya hotel di Sulawesi Selatan yang konsen terhadap program dari Kementerian Pariwisata yaitu percepatan wisata halal sehingga dapat menjadi contoh yang baik terhadap pelaku-pelaku industri pariwisata di Makassar, baik itu destinasi, tempat kuliner, penyedia akomodasi dan sebagainya, sehingga wisatawan-wisatawan utamanya wisatawan Muslim tidak ragu lagi berkunjung ke kota Makassar.

“Selamat kepada Aston Hotel & Convention Makassae atas prestasi menyabet sebagai duta dan pelopor dapur hotel di Makassar”, ujar Rusmayani Madjid saat dihubungi Makassar Terkini, Minggu 21 Januari 2018.

Kepala Dinas dua periode ini juga berharap semoga industri-industri pariwisata yang lain bisa mengikuti jejak dari hotel Aston, sehingga program yang dicanangkan oleh Kementrian Pariwisata bisa segera terlaksana di kota Makassar khususnya”,tutup Maya.

Echa Panrita Lopi

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Ekobis

Infografik: Bank Sulselbar Digoyang Pemilik Saham

Terkini.id, Makassar - Bank Sulselbar mendapat sorotan dari pemilik saham pengendali, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.Buntutnya adalah keputusan memberhentikan Andi Muhammad Rahmat dari posisi Direktur