Bahas Falsafah Pancasila, LIMFISA WIlayah VI Sulawesi Gelar Seminar Nasional

LIMFISA
Bahas Falsafah Pancasila, LIMFISA WIlayah VI Sulawesi Gelar Seminar Nasional

Terkini.id, Makassar – Lingkar Mahasiswa Filsafat Indonesia (LIMFISA) Wilayah VI Sulawesi bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik (FUFP) menggelar Seminar Nasional. Kegiatan ini digelar di Lecture Theater (LT) FUFP, Sabtu, 24 November 2018.

Dengan mengusung tema Membangun Falsafah Pancasila, Membangun Paradigma Multikultural, kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber diantaranya, Dosen dan Peneliti Litbang Agama Makassar, Syamsurijal dan Aktivis Muda, Muhammad Asratillah Senge.

Salah satu Narasumber Muhammad Asratillah mengatakan bahwa falsafah pancasila berperan sebagai fundamen, instrumen dan landasan filosofis bagi negara Indonesia.

“Falsafah pancasila berperan sebagai fundamen bagi negara Indonesia juga instrumen teknologi kekuasaan. Pancasila sebagai falsafah bersifat terbuka dengan segala kritikan serta pancasila harus dijadikan sebagai landasan filosofis,” paparnya.

LIMFISA
Suasana Seminar Nasional yang dhelat LIMFISA Wilayah VI Sulawesi

Sementara, Syamsurijal menuturkan bahwa falsafah Pancasila dengan membangun paradigma multikultural haruslah dikembangkan. Memahami nilai-nilai pancasila dengan tetap menjadi satu kesatuan walaupun berbeda etnis, ujarnya.

Menarik untuk Anda:

Sedangkan, Presiden LIMFISA se-Indonesia M. Afif Al-Ayyubi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah mahasiswa filsafat berkarya dan berekspresi.

“LIMFISA adalah sebuah organisasi yang didalamnya mahasiswa filsafat dapat berkarya dan berekspresi,” tuturnya.

Citizen Reporter : Alfian

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Kabar Baik Unhas Loloskan 113 PKM, Peringkat Ketiga se Indonesia

FK Unhas Gelar Kuliah Umum Forensik Online

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar