Bahas Peran Pemuda di Berbagai Sektor, Sikola Cendekia Pesisir Gelar Talkshow

Sikola Cendekia Pesisir
Bahas Peran Pemuda di Berbagai Sektor, Sikola Cendekia Pesisir Gelar Talkshow

Terkini.id, Makassar – Komunitas Sikola Cendekia Pesisi (SCP) menggelar Talkshow bertemakan “Peran Pemuda dalam Pembangunan Bangsa” bertempat di Warkop Dottoro Jalan Boulevard Panakkukang, Makassar, Minggu, 22 Juli 2018.

Kegiatan ini menghadirkan 7 Panelis di berbagai Sektor yakni dari Sekolah Kolong Project (Sektor Pendidikan), Sikola Cendekia Pesisir (Sektor Sosial), Organisasi Kemahasiswaan Teknik Informatika FT-UH (Sektor Teknologi), Makassar Terkini (Sektor Literasi), DocTeer (Sektor Kesehatan), Fraksi Muda Indonesia (Sektor Politik) dan FORKEIS UIN Alauddin (Sektor Ekonomi).

Kegiatan ini sendiri diprakarsai oleh SCP dalam rangka menuju Milad Satu Tahun dan dipandu secara komunikatif oleh salah seorang anggota SCP, Arif Musakkir.

Andi Arham selaku Ketua Panitia mengungkapkan, tujuan digelarnya kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi antar komunitas.

Sikola Cendekia Pesisir
Talkshow Peran Pemuda digelar Sikola Cendekia Pesisir (SCP)

Sementara itu, pembicara Bazayid dari Organisasi Kemahasiswaan Teknik Informatika FT-UH yang membahas sektor teknologi mengatakan, pemuda harus lebih mampu menyikapi dengan bijak penggunaan teknologi demi masa depan.

Menarik untuk Anda:

Di sektor ekonomi, Yasin dari Forkeis UIN Alaudddin Makassar mengungkapkan, berangkat dari demografi tahun 2030 ke depan, kita semestinya pemuda sudah siap akan hal itu lewat kegiatan-kegiatan pengabdian yang telah kita lakukan.

Di sektor politik, Dadang dari Fraksi Muda Indonesia menghimbau agar pemuda tidak boleh alergi terhadap politik.

“Segala aktivitas keseharian kita tidak lepas dari peranan politik, lewat pertemuan ini mari kita mengambil peran dalam perpolitikan Indonesia, kita pemuda penentu masa depan bangsa,” ujar Dadang.

Di sektor sosial, Arif Abdullah dari Sikola Cendekia Pesisir mengingatkan para pemuda mengedepankan keperluan orang yang sangat membutuhkan dan jangan menumpang di negeri sendiri.

“Ingat, pemuda adalah yang selalu bergerak dengan jiwanya. Selalu mengedepankan keperluan orang yang sangat membutuhkan dan jangan menumpang di Negeri sendiri,” tegas Arif.

Di sektor pendidikan, Muliadi dari Sekolah Kolong Project membeberkan saat ini masih banyak pemuda bangsa yang mulai gelisah dengan isu-isu sosial dan pendidikan.

“Masih banyak pemuda yang peduli terhadap pendidikan di negeri ini, masih banyak anak muda yang turun langsung memberikan kontribusi di bidang pendidikan. Maka kita optimis ke depan pendidikan di negeri ini akan jauh lebih baik,” harap Muliadi.

Sikola Cendekia Pesisir
Talkshow Peran Pemuda digelar Sikola Cendekia Pesisir (SCP)

Sedangkan dari sudut pandang sektor literasi, Fachri Djaman selaku perwakilan dari Redaksi Makassar Terkini (terkini.id) mengkritik budaya dan aktivitas pemuda saat ini yang tidak lagi berfokus pada gerakan edukasi.

“Biasanya kita pemuda hanya menjalankan program kerja yang penting selesai, beresmi urusan, padahal yang terpenting adalah pengedukasiannya sehingga masyarakat tidak diarahkan ke orientasi konsumtif,” papar Fachri Djaman.

Sementara Haidir dari perwakilan Docteer Volunteer dan Traveler, memaparkan persoalan paraapemuda di sektor kesehatan.

“Jadi pemuda, jangan bangga sakit. Tergoda, mencoba, jadi terbawa buaian obat-obatan terlarang yang bisa buat kita gangguan mental dan jiwa. Jadi pemuda juga jangan malu sehat, sedikit aktivitas positif, tidak bersosialisasi, tinggal di rumah harap bantuan pekerja online, hal itu merupakan pola hidup sedentary  yang bisa memperbesar kemungkinan terjadinya penyakit metabolik, jantung, dan penyakit kronis lainnya,” kata Haidir.

Salah satu penggagas lahirnya Komunitas Sikola Cendekia Pesisir (SCP), Takdir menuturkan, kegiatan tersebut adalah momentum penting untuk diabadikan, berkumpul dan saling bercengkrama antar para pemuda untuk melihat Indonesia dari setiap bidang tertentu.

“Kalau dulu pemuda berperang untuk kemerdekaan, maka hari ini kita melihat peran pemuda menuju Indonesia lebih baik,” pungkasnya.

Citizen Reporter : Caca (Anggota Sikola Cendikia Pesisir)

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Lewat MDVonCAMPUS, Makassar Digital Valley Ulas Tips Jalan-jalan Tanpa Keluar Rumah

Cegah Banjir di Makassar, Danny-Fatma Rancang Waterfront City

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar