Terkini.id,Barru – Pembukaan Bakti Riset diselenggarakan di Ruang Lab. SMPN 5 Bacu-bacu, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan pada Rabu, 27 Agustus 2019 pukul 11.00 Wita.
Berbagai elemen hadir dalam agenda pembukaan mulai dari masyarakat setempat, kelompok tani, pemerintah desa dan kecamatan, pihak sekolah, Kepala Puskesmas Doi-doi, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, hingga Dinas Pariwisata.
Acara diawali dengan tarian Paduppa, dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia, sambutan dari Sekretaris Camat Pujananting, dan dibuka secara resmi oleh Bupati Barru yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Barru.

Sekretaris Camat, Abdul Rahman menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan Bakti Riset.
“Biasanya penelitian cuma dibaca saja, nah saya senang sekali ada yang menerapkan hasil riset semacam ini, apalagi lokasinya di Desa Bacu-bacu, salah satu desa yang masih dikategorikan desa terpencil di Barru,” terangnya.
- Jajaki Tantangan dan Peluang AI dalam Riset, LPM Penalaran UNM Gelar Talkshow dan Technical Meeting PMP-OMK XXVI
- Riset: Masyarakat Indonesia Optimis Covid-19 Berakhir Dalam Setahun, Mulai Berasuransi dan Menyiapkan Pensiun
- Saiful Anam Sebut BJ Habibie Punya Hasil Riset yang Mengesankan: Kalau Megawati Kira-kira Apa Hasil Risetnya?
- Dede Yusuf: Tidak Ada Orang Hebat Tanpa Jasa Guru
- Riset: Biarpun Sudah Sembuh, Eks Pasien Covid-19 Mengalami Gangguan Pendengaran
Senada dengan pernyataan tersebut, Andi Syarifudduin, Kepala Dinas Pariwisata juga sangat bangga kepada LPM Penalaran UNM karena telah mengoptimalkan potensi sumber daya alam melalui pemberdayaan masyarakat.
“Kegiatan Bakti Riset sejalan dengan harapan pemerintah untuk mengubah visi yang awalnya membangun desa menjadi desa membangun,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
