Balasan atas Kerja Keras dan Sabar Nasi Kuning Kios Wijaya, Kuliner Favorit di Makassar

Kios Wijaya di ruko Jalan Pengayoman Nomor 23, Kompleks Ruko Mira 2, Kota Makassar

Terkini.id, Makassar – Usaha kuliner tidak selalu bicara soal rasa. Tetapi kemampuan bertahan dari gempuran. Bisnis kuliner adalah seni. Demikian yang digambarkan Linda Halim, Pemilik Kios Wijaya.

Linda Halim bercerita, awal karirnya membangun usaha kuliner dimulai dari pinggir jalan. Setiap hari minggu pagi menjual nasi kuning di area Pantai Losari. Menggunakan mobil.

Meski berjualan di pinggir jalan, racikan nasi kuning Linda sangat disukai pengunjung di Pantai Losari. Semakin banyak warga yang datang, Linda pun mencoba buka setiap hari.

Masalahnya, Linda harus berurusan dengan petugas keamanan. Harus pindah-pindah tempat parkir kendaraan.

“Saya sering berurusan dengan Satpol PP. Akhirnya saya memberanikan diri membeli ruko. Mengambil KPR di bank,” kata Linda Kepada Terkini, Kamis 21 November 2019.

“Semua ini modal percaya dan yakin,” sambungnya.

Awal tahun 2009, Linda membuka Kios Wijaya di ruko Jalan Pengayoman Nomor 23, Kompleks Ruko Mira 2, Kota Makassar. Tidak lagi menjual di atas mobil.

Cobaan belum usai, meski sudah punya tempat yang nyaman. Bebas dari penggusuran, nasib baik belum berpihak kepada Linda. Selama setengah tahun Kios Wijaya sepi dari pengunjung.

“Semua tidak seperti yang saya bayangkan, selama 6 bulan, saya tidak ada penjualan. Saya tetap bertahan, sambil terus memperbaiki mutu,” kata dia.

Bermodal semangat pantang menyerah, Linda tak sedikit pun berpikir untuk berhenti ataupun mencari usaha lain. Di tengah tekanan ekonomi, Linda justru berpikir untuk membuka cabang baru.

“Dalam setiap usaha yang disertai dengan ketulusan dan bisa menikmati segala yang ditetapkan Allah maka Insya Allah usaha kita pasti akan membuahkan hasil,” ujar Linda.

Setelah bersabar dan memperbaiki kualitas kulinernya, Linda akhirnya mulai melewati rintangan. Perlahan, Kios Wijaya di Jalan Pengayoman mulai dikunjungi warga.

Sampai akhirnya menjadi salah satu tempat kuliner favorit versi Makassar Most Favourite Culinary Award 2019 dari Makassar Terkini.

“Alhamdulillah semua bisa berjalan dengan lancar, sampai saat ini,” ungkapnya.

Kios Wijaya menawarkan beberapa varian seperti nasi kuning (ayam, daging, dan komplit) juga tambahan menu lain seperti nasi campur, nasi rawon, dan chinesse food.

Nasi Kuning disajikan bersama daging sapi, telur, dan ayam. Nasi kuning diberi kuah daging dan taburan bawang goreng. Sehingga pengunjung selalu punya alasan untuk kembali lagi.

Adapun harga yang ditawarkan bervariasi dan terbilang murah. Sehingga pengunjung mau kembali menyantap kuliner Kios Wijaya.

Linda mengaku bersyukur, karena kerja keras disertai sabar dibalas sang pencipta. Berhasil menjadi salah satu kuliner favorit di Kota Makassar.

“Tentunya saya sangat mengucap syukur atas segala anugrah dan berkat  yang Allah berikan. Semua ini tidak akan berjalan, tanpa adanya usaha yang disertakan dengan rasa syukur kita terhadap Allah,” ucapnya.

Linda juga berterima kasih kepada seluruh pelanggan Kios Wijaya yang sampai saat ini masih setia mengidolakan Kios Wijaya.

Kios Wijaya sudah terhubung dengan transportasi online semacam GrabFood dan GoFood. Sehingga lebih memudahkan pelanggan yang hendak bersantap kuliner di rumah.

“Semoga kuliner di Kota Makassar terus tumbuh dan berkembang,” kata Linda.

Komentar

Rekomendasi

Bekerja dari Rumah, Mie ‘Kuntilanak’ Bisa Jadi Pilihan Menu Makanan

Doyan Makan Suki? Buruan ke MYKO, Ada Promo ‘Sukipot’

Lemon Grass Series: Kesegaran Baru dari Kopi Soe Panakukkang

Ini Jus Pisang Ijo Kreasi Hotel Melia Makassar

Manisnya Sirup DHT Khas Makassar, Sirup Dari Hasil Tenaga

Ini Minas, Minuman Khas Sinjai Pengganti Minuman Alkohol

Mengenal Sarabba, Minuman Pedas Penghangat Tubuh Khas Sulawesi Selatan

Buah Markisa dari Sulawesi Selatan Disebut Paling Enak Dibuat Sirup

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar