Bank Sulselbar gandeng DPPKAD Jeneponto sosialisasi surat edaran Mendagri

Sosialisasi transaksi non tunai yang dibuka oleh Bupati Jeneponto Iksan Iskandar berlangsung di Ruang Pola Panrangnuangta Kantor Bupati Jeneponto, jalan Lanto Daeng Pasewang, Kamis, 8 Januari 2018/Syarief

Terkini.id,Jeneponto-PT Bank Sulselbar Cabang Jeneponto bekerja sama dengan Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Jeneponto menggelar Sosialisasi terkait Surat Edaran Mendagri Nomor 910/1867/SJ tentang Implementasi Transaksi Non Tunai Pada Pemerintah Kabupaten/Kota.

Kegiatan sosialisasi transaksi non tunai yang dibuka oleh Bupati Jeneponto Iksan Iskandar berlangsung di Ruang Pola Panrangnuangta Kantor Bupati Jeneponto, jalan Lanto Daeng Pasewang, Kamis, 8 Januari 2018.

Hadir dalam acara itu, Plt Sekda Jeneponto Syafruddin Nurdin, Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah Provinsi Sulsel yang diwakili oleh Kaharuddin Azis, Pemimpin Department Pengembang Bisnis dan Jaringan PT Bank Sulselbar Andriany, Pimcab Bank Sulselbar Jeneponto Dhin Nuwara, para Pimpinan OPD, para bendaharawan setiap OPD Lingkup Pemkab Jeneponto.

Pembukaan sosialisasi tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman MoU antara Pemkab Jeneponto oleh Bupati Jeneponto Iksan Iskandar dan Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Jeneponto Dhin Nuwara tentang Implementasi Transaksi Non Tunai.

Dalam laporannya, Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Muh Basyir mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini agar para stakeholder lebih tertib dalam pengelolaan keuangan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” Kegiatan diharapkan dapat memberi pemahaman tentang pentingnya transaksi non tunai,” kata Basyir

Menarik untuk Anda:

Sedangkan Bupati Jeneponto Iksan Iskandar, dalam sambutannya, mengatakan, transaksi non tunai merupakan amanat undang-undang dan instruksi presiden.

“Implementasi percepatan transaksi non tunai tentunya membutuhkan dukungan dari berbagai stakeholder, dan diharapkan dapat memberikan pemahaman serta meningkatkan koordinasi antar berbagai unsur, sehingga pelaksanaan transaksi non tunai berjalan sesuai yang diharapkan,” jelas Iksan

Bupati pun menginstrusikan kepada semua OPD agar segera mengimplementasikan percepatan transaksi non tunai ini dalam rangka pengelolaan keuangan yang efesien, efektif, akuntabel dan transparan.

“Saya mengharapkan setiap OPD dapat memanfaatkan momentum ini dengan baik,  sehingga dapat menerapkan transaksi non tunai karena ini harus dilaksanakan dalam menunjang pelaksanaan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel,” tandasnya.

Sementara Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Jeneponto Dhin Nuwara menjelaskan, bahwa sistem pembayaran menggunakan non-tunai seperti kartu kredit, debit dan uang elektronik.

“ini dapat memberikan kemudahan yang lebih efektif dan efisien dari segi pencatatan transaksi dan meminimalkan penggunaan uang pecahan kecil serta menghindari peredaran uang palsu,” ungkapnya

Dhien Nuwara mengatakan bahwa transaksi non-tunai seperti kartu kredit dan debit sudah menjadi sistem pembayaran yang memberikan kemudahan salah satunya mengurangi penggunaan uang pecahan kecil, sehingga dapat merasakan keuntungan penggunaan transaksi non tunai.

“keuntungan transaksi non tunai yakni Transaksi jadi lebih mudah, cepat dan aman, Efisiensi pengelolaan uang, Transaksi lebih akuntabel, Sirkulasi uang meningkat, Kejahatan keuangan dapat ditekan,”ujarnya

Dimana saat masyarakat sudah terbiasa menggunakan nontunai, aksi pemalsuan uang otomatis dapat ditekan. Begitu juga dengan aksi kejahatan terkait pencucian uang, suap dan tindak pidana lainnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Wakil Bupati Serahkan Ranperda Perubahan APBD 2020 Kepada DPRD Jeneponto

Pedagang Bangun Lapak Sementara di Area Pasar Karisa

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar